-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | SUARA ASPIRASI JAWA BARAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Pabrik Kayu di Cantayan Sukabumi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

    PasundanPost.com
    Minggu, 03 Januari 2021, 10:10 WIB Last Updated 2021-01-03T03:14:30Z
    Pabrik Kayu di Cantayan Sukabumi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

    PASUNDAN POST ■ Sebuah pabrik penggesekan Kayu milik warga bernama Entang Suherman, yang berada di Kampung Kemang Rt 02/02, Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (03/01/2021) pagi terbakar.

    Kepada awak media, Entang Suherman warga Kampung Cicohag Rt 044/10, Desa Cicohag, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi menuturkan, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

    Dia menduga, api berasal dari saluran Oven atau selang yang bocor. Kemudian api menyembur kecil ke luar dari saluran sekaligus melahap ruang pengovenan kayu.

    Saat peristiwa itu, menurutnya, ada sekitar 7 (Tujuh) orang sedang melakukan pengovenan kayu yang berkelas.

    Entang menjelaskan, dirinya hanya melakukan jasa pengeringan kayu (Oven) dari wilayah Jambi.

    "Sadayana kayu keras, (Semuanya Kayu keras)," kata Entang, dilokasi TKP.

    Pabrik Kayu di Cantayan Sukabumi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

    Akibat kebakaran ini, kata Entang, kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 250 Juta.

    Reporter Pasundan Post di TKP melaporkan, bahwa sekitar pukul 07.30 terpantau 4 unit kendaraan Damkar dari Cibadak dan Cisaat dibawah pimpinan Yudi langsung meluncur ke lokasi kejadian.

    Sekitar pukul 08.30 WIB, api dapat dipadamkan, namun untuk antisipasi menjalarnya kebakaran akibat adanya tumpukan material yang mudah terbakar, sejumlah Kendaraan Damkar tetap disiagakan.

    Hingga berita ini dipublish, api masih dalam pemadaman, sedang kerugian jiwa dipastikan tidak ada. Sementara hingga kini belum ada keterangan dari pihak berwenang terkait insiden tersebut.

    ■ Dasep Maulana
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...