-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kesal Jalan Nasional Rusak Sering Memakan Korban Jiwa, Puluhan Supir Angkot 09 Blokade Tanam Pohon Pisang

    Redaksi
    Senin, 07 Maret 2022, 12:38 WIB Last Updated 2022-03-08T18:47:31Z

    Suasana di Jalan Nasional Jalur Sukabumi-Bogor Saat Aksi Awak Angkutan Umum di Kp. Legos, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin(7/3/2022). Foto : Istimewa. 



    PASUNDAN POST ■   Akibat kondisi jalan yang hancur dan sering memakan korban kecelakaan, Masyarakat dan sopir angkot melakukan Aksi blokade tanam pohon pisang di jalan nasional ruas Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Legos RT O1/05 Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tanam pohon pisang di lakukan oleh puluhan sopir angkot 09 trayek Cibadak-Cicurug, agar dapat perhatian dari Kementerian PUPR, 
    Senin(7/3/2022).

    Para sopir angkutan dan masyarakat sekitar sangat geram dengan kondisi jalan yang hancur dan terlihat digenangi air setelah hujan, apalagi kalo di malam hari dengan minimnya penerangan jalan banyak pengguna motor yang jadi korban kecelakaan.

    Salah satu warga setempat Ade Supriatna mengatakan, Semenjak tahun 2000 sudah 10 orang meninggal dunia karena kecelakaan di Legos akibat jalan rusak. 

    "Meskipun jalan ini dibetulin tetap akan hancur karena drainase tidak dibetulin, jadi air langsung ke jalan karena air selokan tidak jalan," Jelas Ade. 

    Lanjut Ade, Beresin gorong-gorong terlebih dahulu, baru jalan diperbaiki. Jangan harap jalan bagus jika gorong-gorong tidak diperbaiki. 

    " Seharusnya Pemerintah Daerah melapor, setidaknya pasti ditanggapi namun mereka tenang-tenang aja," Ujarnya. 

    "Aksi awak angkutan umum ini bagus, kalau tidak begini pemerintahnya acuh-acuh saja, yang pasti keinginan warga jalan diperbaiki," Imbuhnya Ade. 

    Sementara para awak angkutan umum melakukan aksinya enggan menyebutkan identitasnya, menyampaikan, Saya kadang kesal melihat kondisi jalan kaya gini, apalagi setelah hujan, jalan yang berlubang itu digenangi air berwarna kecoklatan sudah seperti lumpur,” ungkapnya. 

    Menuntut kepada pemerintah pusat melalui kementerian PUPR agar jalan nasional, tepatnya di Kampung Legos dan di Ciutara segera di perbaiki, pasalnya jalan yang saat ini keberadaannya sangat rusak parah, juga banyak menuai kecelakaan bagi pengguna jalan.

    "Di jalan rusak ini sering memakan korban pengguna jalan dan belum lama ini ada pengendara kendaraan roda dua terjatuh karena jalan itu berlubang  dan langsung terlindas oleh mobil truk sampai meninggal", terangnya. 

    "Jadi kami meminta agar segera di perbaiki jalan nasional ini, terutama yang ada di wilayah Legos dan Ciutara proyek sapi," pungkasnya.(Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...