-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Ngaku Dari Petugas PLN,Pelaku Gasak Tiga Hp Milik Warga Desa Cimacan

    Redaksi
    Selasa, 15 Maret 2022, 20:26 WIB Last Updated 2022-03-17T16:00:46Z

    PASUNDAN POST ■  Aksi pencurian dengan modus mengaku petugas PLN, menimpa seorang warga Kampung Rarahan, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Akibatnya, sebanyak tiga handphone (Hp) android milik korban raib digondol pelaku.

    Kepala Dusun (Kadus) Dua Kampung Rarahan Andi Arifin menjelaskan, aksi pencurian tersebut berlangsung siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB, bermula ketika rumah korban didatangi seorang pria yang mengaku dari petugas PLN.

    Menurut Andi, saat itu pelaku datang menggunakan motor jenis bebek dengan memakai jaket, sambil membawa beberapa perlengkapan alat listrik. Kepada korban, pelaku meminta izin mengecek jaringan listrik di dalam rumah.

    "Katanya dia minta izin untuk masuk ke dalam rumah untuk memeriksa jaringan listri, lalu saat pemeriksaan si petugas PLN itu menyuruh korban membeli isolatip ke warung," tutur Andi saat konfirmasi melalui saluran telepon.Selasa (15/3/2022).

    Namun lanjut Andi, beberapa saat setelah korban kembali dari warung kaget karena ternyata tiga HP miliknya sudah tidak ada di tempat.

    "Pas periksa handphone yang tengah di cas, ternyata sudah tak ada.Korban berkeyakinan bahwa hp tersebut pasti dicuri pelaku," ujarnya.

    Atas kejadia tersebut, pihaknya bersama korban akan melaporkan kasus pencurian tersebut ke Mapolsek Pacet.

    Sementara itu, Kepala Desa Cimacan Deden Ismail mengimbau kepada masyarakat Desa Cimacan untuk selalu berhati - hati dalam menerima tamu dari luar.

    "Minimal kalau ada tamu luar apalagi mengatasnamakan dari perusahaan hendaknya warga melaporkan dulu kepada ketua RT atau RW setempat,"ucapnya

    "Kalau dilaporkan nanti pihak RT pun bisa mengetahui atau bisa memantau apa yang akan dilaksanakan dan apa yang akan dikerjakan oleh pihak perusahaan kepada warga,"imbuhnya.

    "Sehingga kalau dilaksanakan aksi serupa insyaallah tidak akan terjadi lagi,"pungkasnya. (Ddy)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +