Notification

×

Iklan

Iklan

Mengejutkan! Desa Sukaresmi Jadi Pusat Kegiatan Kesehatan Mahasiswa, Warga Rasakan Dampaknya

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:47 WIB Last Updated 2026-05-05T03:51:44Z

SUKABUMI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan Praktik Klinik Lapangan (PKL) bertajuk Aplikasi Komprehensif di Keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, wilayah kerja Puskesmas Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mulai 27 April hingga 9 Mei 2026.

Sebanyak 72 mahasiswa tingkat III Program Studi DIII Keperawatan semester 6 diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan praktik akademik, tetapi juga membawa misi sosial untuk membantu mengidentifikasi serta mengatasi berbagai persoalan kesehatan warga di lapangan.

Pembantu Ketua I STIKes Sukabumi, Rosliana Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara STIKes Sukabumi, Pemerintah Desa Sukaresmi, dan Puskesmas Cisaat.

“Kami bekerja sama dengan desa dan puskesmas untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa sekaligus berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut melibatkan jajaran pimpinan kampus, dosen pembimbing, tenaga kesehatan Puskesmas Cisaat, serta perangkat Desa Sukaresmi, termasuk kader kesehatan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat.

Mahasiswa Turun Langsung Lakukan Pendataan dan Edukasi Kesehatan
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok sesuai bidang keperawatan, yakni keperawatan gerontik, anak, maternitas, dan medikal bedah. Mereka melakukan pendataan kondisi kesehatan warga, analisis masalah, hingga memberikan intervensi langsung berupa asuhan keperawatan dan penyuluhan kesehatan.

Program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi pencegahan penyakit tidak menular, serta pendampingan keluarga dalam menjaga pola hidup sehat.

Warga Rasakan Manfaat Langsung
Kehadiran mahasiswa di Desa Sukaresmi mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan dan edukasi kesehatan yang dilakukan secara langsung ke rumah-rumah maupun pos pelayanan.

Siti Aminah (52), warga RT 03 Desa Sukaresmi, mengatakan kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang jarang sempat memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan.

“Alhamdulillah jadi lebih mudah diperiksa. Anak-anak mahasiswa juga sabar menjelaskan soal tekanan darah dan pola makan. Kami jadi lebih paham menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Rahmat Hidayat (46), yang mengaku mendapatkan edukasi terkait risiko hipertensi.

“Saya baru tahu kalau kebiasaan makan asin bisa berdampak besar. Sekarang jadi lebih hati-hati dan dibimbing cara mengontrolnya,” katanya.

Sementara itu, kader kesehatan desa, Neni Suryani, menilai kehadiran mahasiswa memberikan energi baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Banyak warga yang lebih terbuka saat diperiksa oleh mahasiswa. Ini sangat membantu kami sebagai kader dalam menjangkau masyarakat,” ujarnya.

Dorong Pengalaman dan Kepedulian Mahasiswa
Rosliana Dewi berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai tenaga kesehatan yang profesional dan peduli sosial.

“Semoga mahasiswa tetap semangat menjalankan kegiatan ini, menambah wawasan, serta memperoleh pengalaman berharga di masyarakat sebagai bekal menjadi lulusan yang berkualitas dan siap terjun ke dunia kerja,” tutupnya.

Melalui pendekatan komprehensif ini, STIKes Sukabumi berharap kontribusi nyata dapat terus dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan di tingkat desa. **
×
Berita Terbaru Update