Notification

×

Iklan

Iklan

16 Polisi Terluka dalam Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, 4 Anggota Alami Luka Berat

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:24 WIB Last Updated 2026-10-22T11:05:52Z

BANDUNG – Sebanyak 16 anggota polisi mengalami luka-luka setelah truk pengendali massa (Dalmas) diserang sekelompok orang tak dikenal di persimpangan Jalan Ir H Djuanda–Sulanjana, Bandung, Selasa (20/10) malam. Dari jumlah tersebut, empat anggota mengalami luka berat, sedangkan 12 lainnya menderita luka ringan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi memastikan situasi di lokasi kejadian kini berangsur kondusif. Meski demikian, aparat kepolisian masih disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Situasi sudah kondusif. Namun kami tetap menempatkan anggota untuk memastikan kamtibmas,” ujar Dedi, Rabu (21/10).

Dedi menjelaskan, empat anggota polisi mengalami luka berat, di antaranya dislokasi dan luka sobek. Sementara itu, 12 anggota lainnya mengalami luka ringan.

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

“Ada 16 anggota kita yang terluka, baik luka ringan ataupun luka berat. Mereka sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Insiden tersebut terjadi ketika truk Dalmas tengah menjalankan patroli. Kendaraan polisi itu kemudian dihentikan dan diserang oleh sekelompok orang tak dikenal.

Para pelaku diduga menggunakan berbagai benda berbahaya, mulai dari batu, kembang api, dan petasan hingga bom molotov. Serangan tersebut mengakibatkan belasan anggota polisi mengalami luka-luka.

Kepolisian kini mendalami kasus penyerangan truk Dalmas di Bandung, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Dedi menegaskan, penyelidikan akan dilakukan melalui pendekatan saintifik dan investigasi untuk mengungkap fakta serta mengidentifikasi para pelaku.

“Intinya kasus ini akan kami lidik secara saintifik dan investigasi,” tegasnya.

Pendalaman kasus diharapkan dapat mengungkap kronologi secara menyeluruh, termasuk motif penyerangan dan peran masing-masing pihak yang terlibat.

Meski situasi di persimpangan Jalan Ir H Djuanda–Sulanjana telah berangsur kondusif, kepolisian tetap menempatkan personel di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman.

Insiden penyerangan terhadap truk Dalmas ini menjadi perhatian dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Kepolisian masih harus menuntaskan penyelidikan untuk memastikan siapa pelaku penyerangan serta apa motif di balik aksi tersebut.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu perkembangan resmi dari kepolisian.**
×
Berita Terbaru Update