Notification

×

Iklan

Iklan

Pria Mengamuk di Ciamis dan Bacok Polisi serta Warga, Dua Anggota Polri Terluka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:09 WIB Last Updated 2026-10-22T13:13:27Z

CIAMIS – Aksi penyerangan menggunakan parang yang dilakukan seorang pria berinisial Ayat (60) di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyebabkan dua anggota Polri dan sejumlah warga terluka. Pria tersebut kemudian meninggal dunia setelah situasi di lokasi kejadian berhasil dikendalikan dan ia dibawa ke rumah sakit.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengatakan, berdasarkan riwayat kesehatan dan keterangan dari puskesmas setempat, Ayat diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa. Menurutnya, pria tersebut juga disebut beberapa kali melakukan tindakan serupa.

“ODGJ dan punya riwayat, dikuatkan juga oleh puskesmas setempat. Sudah sering katanya melakukan hal itu, menyerang orang,” kata Eko, dikutip dari ANTARA, Kamis (22/10/2026).

Kronologi Pria Mengamuk di Banjaranyar

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/10/2026) sore di Dusun Pagadungan, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Menurut Eko, insiden bermula ketika Ayat mengamuk setelah ditegur warga. Ia kemudian menyerang salah seorang warga menggunakan senjata tajam.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya ke Polsek Banjarsari. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan pria tersebut.

Namun, Ayat melarikan diri ke atap rumah warga dan menolak turun hingga malam hari. Polisi sempat berupaya membujuknya agar turun, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Petugas akhirnya meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani situasi tersebut.

Dua Polisi Terluka, Satu Anggota Jalani Operasi

Situasi kembali memanas setelah Ayat turun dari atap rumah. Ia kemudian menyerang kerumunan warga menggunakan parang, termasuk anggota kepolisian yang berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Akibat serangan itu, dua anggota Polri mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Salah seorang anggota mengalami luka pada tangan hingga harus menjalani operasi. Sejumlah warga juga dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut.

Eko mengatakan, seluruh korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ia memastikan kondisi para korban yang menjalani perawatan relatif stabil, meskipun salah satu anggotanya harus menjalani operasi.

“Alhamdulillah kondisinya stabil, cuma memang satu anggota saya sudah operasi tangannya,” ujarnya.

Pria Penyerang Meninggal Dunia

Menurut Eko, serangan yang terjadi di tengah kerumunan membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Sejumlah warga yang ketakutan dan terpancing emosi kemudian berupaya melumpuhkan Ayat.

Pria tersebut akhirnya tidak berdaya dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

“Jadi, situasinya tidak terkendali begitu. Dia membacok membabi buta, sehingga masyarakat itu emosi,” kata Eko.

Kapolres Ciamis menyatakan, jajarannya telah diterjunkan untuk menjaga keamanan di tempat kejadian perkara (TKP) guna mencegah situasi berkembang lebih jauh.

Peristiwa ini mengakibatkan dua anggota Polri dan sejumlah warga mengalami luka-luka. Sementara itu, Ayat meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.**
×
Berita Terbaru Update