-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDANPOST.COM | SUARA ASPIRASI JAWA BARAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Dari Susu Kuda Liar Sampai 'Salam Corona' Disebut Wapres Ampuh Cegah COVID-19

    Redaksi
    Rabu, 11 Maret 2020, 21:46 WIB Last Updated 2020-03-11T14:46:23Z
      Dari Susu Kuda Liar Sampai 'Salam Corona' Disebut Wapres Ampuh Cegah COVID-19

    PASUNDAN POST ■ COVID-19 menjadi perhatian Wapres. Kali ini, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai susu kuda liar khas Provinsi Nusa Tenggara Barat ampuh untuk menangkal virus corona yang tengah mewabah di Indonesia.

    Ma’ruf menyampaikan hal itu berdasarkan pernyataan dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, pada Rabu (11/3).

    “Ternyata di sini ada yang bisa menangkal corona yang ditawarkan pak gubernur, yaitu susu kuda liar,” kata Ma’ruf.

    Susu kuda liar merupakan minuman khas yang berasal dari wilayah Sumbawa, NTB. Susu kuda liar memiliki banyak manfaat terutama untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

    Sambil berkelakar, Ma’ruf juga meminta berhati-hati bagi para peminum susu kuda liar asal NTB. Sebab, jangan sampai dampak dari susu kuda liar itu membuat ‘liar’ yang meminumnya.

    “Kita harus hati-hati, harus juga bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu. Jangan jadi kuda liar lagi gitu loh,” kata Ma’ruf yang disambut tawa peserta Munas Adeksi.

    Masih terkait soal Corona. Hari ini, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga mengenalkan ‘salam corona’ pada kesempatan tersebut.
    Salam Corona yang dimaksud Ma’ruf yakni gerakan salam dengan cara menangkupkan kedua tangan di depan dada.

    Ma’ruf meminta maaf karena tak diperbolehkan bersalaman dengan gaya jabat tangan ditengah mewabahnya virus corona.

    Ia menyebut cara itu terpaksa digunakan untuk tetap menjaga kesehatan dan mengantisipasi penyebaran virus corona.

    “Saya mohon maaf karena terpaksa salamannya sekarang ini pakai salaman corona. Biasanya ada yang cium tangan, kan ini terpaksa salamannya tidak ada cium tangan untuk menangkal corona,” kata Ma’ruf.

    ■ R/01

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    GAYA HIDUP

    +