-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    BOR Meningkat, Pemprov Jabar Manfaatkan Tempat Isolasi Desa

    Redaksi
    Selasa, 22 Juni 2021, 23:55 WIB Last Updated 2021-06-22T16:55:12Z

    PASUNDAN POST ■ Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil manfaatkan isolasi di tingkat desa untuk mencegah tingkat keterisian isolasi di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jawa Barat naik.

    Ditargetkan tingkat keterisian yang kini sudah di atas 80 persen bisa turun hingga di bawah 60 persen.

    Ridwan Kamil mengatakan, saat ini ada sekitar 3.000 desa dari total 5.300 desa di Provinsi Jawa Barat sudah memiliki tempat isolasi.

    "Tadi kita cek keesiapan isolasi tingkat desa di Cianjur. Sudah bagus dan sudah tersedia. Kalau secara keseluruhan, di Jabar yang sudah ada sekitar 3.000 desa, dan diupayakan segera seluruh desa memiliki tempat isolasi mandiri di tingkat desa," kata Kang Emil sapaan akrabnya kepada wartawan saat ditemui di RSUD Sayang Cianjur, pada Selasa (22/6/2021).

    Menurutnya, pemanfaatan tempat isolasi di tingkat desa dapat mengurangi  keterisian isolasi di rumah sakit.

    Pasalnya, banyak dari pasien yang dirawat seharusnya cukup diisolasi secara mandiri.

    "Jadi yang tidak harus dirawat, diisolasi di tempat isolasi desa. Nanti peran dari pemerintah Desa dan puskesmas mengarahkan, sehingga yang dirawat itu hanya yang memang harus atau bergejala cukup parah," kata dia.

    Dia menargetkan tingkat keterisian rumah sakit bisa di bawah 60 persen, sesuai dengan anjuran dari WHO.

    Selain memaksimalkan isolasi di tingkat desa, rumah sakit juga diminta menambah ruangan isolasi agar tingkat keterisian tetap rendah.

    "Oleh karena itu urutan-urutan sudah saya perintahkan tadi, memastikan seluruh daerah memiliki 30 persen jatah untuk tempat tidur covid dari 100 persen untuk pasien umum. Jika 30 persen sudah penuh tolong dinaikkan ke 40 persen dan kalau 40 persen sudah penuh tolong dinaikkan ke 60 persen. Jika sudah 60 persen dari kuota rumah sakit secara keseluruhan baru dibuat isolasi darurat," paparnya.

    Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan seluruh desa di Cianjur sudah menyiapkan tempat isolasi. Namun beberapa desa menyiapkan isolasi secara bersamaan.

    "Beberapa desa digabung, jadi dua desa tempat isolasinya satu tempat. Kalau Sukaresmi, satu kecamatan menyewa tempat khusus dengan ruangan yang cukup banyak untuk menampung yang isolasi mandiri dari setiap desa di kecamatan tersebut," kata dia. 

    Tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jawa Barat naik. Angka BOR kini sudah berada di 84 persen.  

    ■ DDY
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    GAYA HIDUP

    +