-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Polisi Bekuk Komplotan Copet Asal Bandung Saat Konser Musik di Cibodas

    Redaksi
    Sabtu, 23 Juli 2022, 16:24 WIB Last Updated 2022-07-25T10:24:20Z
    PASUNDAN POST ■  Meski gelaran konser musik yang dimeriahkan grup band D'Masiv, Setia Band, dan Tipe-X di objek daerah tempat wisata (ODTW) Cibodas pada Jum'at (22/7/2022) malam.

    Terbilang relatif aman dan lancar, namun ternyata gelaran konser musik bertajuk Cibodas Festival 2022 juga dimanfaatkan oleh komplotan copet untuk mengais rejeki haram mereka.

    Terbukti dari adanya komplotan copet yang tertangkap area konser oleh tim dari unit Reskrim Polsek Pacet.

    Kanit Reskrim Polsek Pacet Ipda Dang Elvan membenarkan,bahwa pihaknya telah mengamankan delapan orang komplotan pencopet. Hal tersebut berdasarkan laporan beberapa pengunjung konser yang mengaku telah kehilangan handphone.

    "Iya,dari delapan orang itu yang sudah ditetapkan sebagai tersangka baru dua orang. Sementara sisanya enam orang hari ini masih dalam pemeriksaan polisi," kata Elvan kepada wartawan melalui saluran telepon.Sabtu (23/7/2022).

    Elvam menerangkan,berdasarkan pengakuan delapan komplotan pencopet rata - rata merupakan warga Cicalengka - Kabupaten Bandung.

    Dalam menjalankan aksinya lanjut Elvan,mereka (red_para pelaku) memiliki peran masing masing dari mulai mengecoh korban, ikut berjingkrak jingkrat atau joged didekat korban.Hingga bagian mengeksekusi handphone milik korban.

    "Diduga komplotan ini melakukan aksinya dalam setiap konser musik. bahkan katanya setelah disini mereka akan melakukan aksinya kembali di daerah Tegal Jawa Tengah," bebernya.

    Elvan pun menambahkan selain telah menangkap para komplotan pencopet pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa enam unit handphone dari berbagai merk diduga milik korban dan satu unit mobil merk Toyota Avanza.

    "Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 kitab undang undang hukum pidana (KUHP)," tandasnya.(Ddy).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +