-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    BPBD Catat Ada 162 Korban Meninggal Akibat Gempa di Cianjur

    Redaksi
    Selasa, 22 November 2022, 00:00 WIB Last Updated 2022-11-21T23:43:08Z



    PASUNDAN POST ■  CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 5,6 Magnitudo yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur.


    "Data korban sementara pada pukul 20:00 wib,korban meninggal dunia akibat gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) pukul 13:30 wib sebanyak 162 orang dan yang mengalami luka - luka sebanyak 326 orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Fatah Rizal dalam keterangannya kepada wartawan.


    Rizal mengatakan,sementara untuk kerusakan infrastruktur, di Kabupaten Cianjur sendiri tercatat sebanyak 2.345 rumah rusak.


    Data tersebut menurut Rizal selain rumah warga ada juga bangunan milik pemerintah seperti gedung perkantoran BPBD, PUPR, Lapas Cianjur,Kejaksaan,Polres,KONI, Dinsos dan kantor PCNU.


    Sementara untuk bangunan ibadah terdapat mesjid Dekranasda, mesjid Desa Bonjot dan mesjid Desa Cikancana.


    Fasilitas gedung pendidikan dan kesehatan tidak luput dari kerusakan akibat gempa seperti Universitaa Suryakancana (UNSUR),SMAN 2, SDN Ibu Dewi, SMK Medika,Ponpes Al-Muhemadiyah, Ponpes Al Ujlah, MAN 2 Clanjur, STAI Al-azhari,SMP 1 Ganjur, Lembaga Pendidiken Desa Benyot,RSUD Cianjur, RS Dr Hafidz, Puskesmas Cugenang dan BKPM.


    "Data para pengungsi korban gempa Cianjur sebanyak 13.785 orang.Data tersebut kami dapat berdasarkan laporan dari call center BPBD," ucapnya.


    Rizal menambahkan,selain melakukan evakuasi terhadap para korban.Saat ini tim dari BPBD Cianjur juga masih terus melaksanakan pendataan terkait jimlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.


    Sementara itu, terdapat pula kebutuhan mendesak di lapangan seperti 20 unit tenda, alat berat untuk evakuasi, 10 unit penerangan, 100 unit velbed, dan bahan bakar minyak.


    "Gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya," tandasnya.(Ddy)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...