-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Update Korban Gempa Cianjur, BNPB Sebut Jumlah Korban Meninggal Bertambah Menjadi 318 Jiwa

    Redaksi
    Sabtu, 26 November 2022, 22:40 WIB Last Updated 2022-11-30T13:57:20Z
    PASUNDAN POST ■ Badan Nasional Penanggulangan Bencana kembali meliris korban meninggal akibat gempa 5,6 magnetudo di Cianjur sebanyak delapan orang.

    Berdasarkan pusat data BNPB pasca gempa melanda Cianjur pada Senin (21/11/2022) sampai dengan  Sabtu (26/11/2022).Total korban meninggal dunia mencapai 318 orang.

    Sementara korban yang mengalami luka sebanyak 7.729 orang dengan rincian luka berat sebanyak 595 orang dan luka ringan sebanyak 7.134 orang.

    Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setiawan mengatakan, korban hilang yang masih dalam pencarian sebanyak 14 dengan rincian 12 orang pelintas dan dua orang warga Desa Cijedil.

    “Kami terus melakukan pencarian hingga semuanya bisa ditemukan,” kata Fajar di Pendopo Cianjur.

    Menurutnya,saat ini korban luka berat yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 108 orang. Sedangkan korban luka ringan yang sudah tertangani sudah kembali ke rumahnya," ujarnya.

    Sementara itu data warga yang mengungsi hingga sejak hari pertama tercatat sebanyak 73.693 orang.

    Pihaknya mencatat dari jumlah pengungsi yang sudah tersurvei, terdapat kalangan disabilitas sebanyak 65 jiwa dan ibu hamil sebanyak 750 jiwa. 

    Jumlah lokasi pengungsian terpusat dan mandiri ada sebanyak 207 titik.

    "Jumlah hasil survei sebanyak 21.566 kepala keluarga atau 45.976 jiwa. Mereka terdiri dari pengungsi laki-laki sebanyak 20.002 jiwa dan perempuan 25.974 jiwa," paparnya.

    Sementara untuk kerugian materil total rumah rusak di 146 desa tersebar di 16 kecamatan pihaknya mencatat ada sebanyak 50.049 unit. Diantaranya kondisinya rusak berat sebanyak 25.186 unit, rusak sedang 12.496 unit, dan rusak ringan sebanyak 20.367 unit.

    "Sedangkan infrastruktur yang rusak terdiri dari bangunan sekolah sebanyak 368 unit, tempat ibadah 144 unit, fasilitas kesehatan 14 unit, gedung atau perkantoran 16 unit," tandasnya. (Ddy).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +