Notification

×

Iklan

Iklan

Kebakaran Maut di Sukabumi, Pemilik Warung Sembako Tewas Terjebak di Dalam Bangunan

Minggu, 06 September 2026 | 20:10 WIB Last Updated 2026-09-06T19:16:30Z

SUKABUMI — Kebakaran maut melanda sebuah warung sembako yang juga menjual bensin eceran di Kampung Cigadog, RT 001/001, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026) dini hari.

Pemilik warung, Ima Hermawan (41), tewas setelah terjebak di dalam bangunan yang dilalap api. Korban ditemukan dengan luka bakar serius di dekat pintu samping warung.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.25 WIB. Sebelum kebakaran, warung diketahui sudah dalam kondisi tertutup sejak sekitar pukul 02.00 WIB.

Seorang warga, Usep (40), mengaku melihat kobaran api mulai membesar dari dalam warung. Melihat kondisi tersebut, Usep langsung berlari mencari bantuan dan memberitahukan kejadian itu kepada Cecep (55), yang merupakan mertua korban.

Cecep kemudian ikut meminta pertolongan warga di sekitar lokasi.

"Saya mendengar ada suara orang berteriak minta tolong. Pas saya datang ke lokasi, kondisinya sudah terbakar begini. Kalau penyebabnya saya tidak tahu," kata Cecep.

Warga yang datang ke lokasi langsung berupaya memadamkan kobaran api. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan Ima.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar serius dalam posisi terlentang di dekat pintu samping bangunan.

Polisi Olah TKP

Petugas dari Polsek Simpenan, Tim Inafis, dan Sat Reskrim Polres Sukabumi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang kemudian menyambar bahan bakar minyak (BBM) eceran yang disimpan di dalam warung.

"Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik dan langsung menyambar BBM eceran yang disimpan di dalam warung," ujar AKP Bayu.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan pintu warung dalam kondisi terkunci menggunakan slot dari dalam. Petugas juga menemukan sejumlah jeriken dan botol bekas air mineral berisi bensin eceran yang disimpan di samping kulkas.

Selain stok BBM, di dalam warung juga terdapat sejumlah peralatan elektronik, di antaranya televisi dan blender.

Kebakaran menghanguskan bangunan warung berukuran sekitar 8 x 4 meter beserta seluruh isinya.

Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan kerugian materiel ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.**
×
Berita Terbaru Update