Notification

×

Iklan

Iklan

Konser Musik di Sukabumi Diwarnai Aksi Copet, Penonton Kehilangan HP dan Jutaan Rupiah

Minggu, 06 September 2026 | 22:02 WIB Last Updated 2026-09-06T19:16:05Z

SUKABUMI — Konser musik di Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026) malam, diwarnai dugaan aksi pencopetan. Sejumlah penonton mengaku kehilangan telepon seluler (HP) dan barang berharga saat berada di tengah kerumunan.

Salah satu penonton yang mengaku menjadi korban adalah Afriza (20), warga Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Ia kehilangan dua unit HP sekaligus dompet berisi uang tunai Rp2,5 juta.

Dua HP yang hilang masing-masing merupakan iPhone 14 Pro Max dan Samsung A52. Sebelum masuk ke tengah kerumunan, Afriza mengaku menyimpan kedua HP dan dompet tersebut di dalam saku.

"Di saku ada dompet dan ada dua HP, HP-nya bermerek iPhone 14 Pro Max sama Samsung A52. Di dalam dompet itu ada uang sebesar Rp2,5 juta," kata Afriza, Minggu (6/9/2026).

Menurut Afriza, barang-barang miliknya masih berada di dalam saku ketika ia pertama kali berada di tengah kerumunan. Situasi kemudian berubah ketika konser semakin ramai dan penonton mulai saling berdesakan.

"Saya pas diam aman-aman saja, tapi pas mulai acara itu pada rusuh, banyak yang dorong. Nah, di situ saya tidak ingat apa-apa lagi, tiba-tiba barang-barang saya hilang," ujarnya.

Sempat Terjatuh Saat Kerumunan Makin Padat

Afriza mengatakan dirinya bahkan sempat terjatuh akibat terdorong penonton. Saat itu, ia belum menyadari bahwa HP dan dompet yang disimpan di saku telah hilang.

Ketika kejadian berlangsung, Afriza berada di tengah kerumunan penonton yang melakukan moshing. Ia mengaku sebelumnya sudah memiliki firasat adanya seseorang yang terus mendekat dan berdesakan dengannya.

"Pas awal sudah feeling ada seseorang yang mepet-mepet saya terus. Saya kaget, di situ langsung saya lari ke belakang yang ada kerumunan kedua di tempat moshing," katanya.

Setelah berpindah ke bagian belakang, Afriza memilih berhenti sejenak karena kelelahan. Pada saat itulah ia baru menyadari barang-barang yang sebelumnya berada di dalam saku sudah tidak ada.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, bertepatan dengan dimulainya penampilan band Superman Is Dead (SID).

Terduga Pelaku Diamankan, 10 HP Disita

Setelah menyadari menjadi korban pencopetan, Afriza memperoleh informasi melalui sebuah grup Facebook mengenai terduga pelaku yang disebut telah diamankan polisi.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku diamankan di wilayah Kecamatan Cibadak sebelum kemudian diserahkan ke Polsek Warudoyong.

Afriza kemudian mendatangi Mapolsek Warudoyong untuk memastikan apakah barang miliknya turut diamankan polisi.

Di lokasi tersebut, ia melihat sekitar 10 unit HP yang disebut diamankan dari terduga pelaku. Afriza kemudian memeriksa satu per satu HP tersebut.

Namun, tidak ada satu pun HP yang diamankan polisi merupakan miliknya.

"Tidak ada barang saya satupun," ucapnya.

Afriza juga menyebut hingga sekitar pukul 01.00 WIB masih terdapat anggota komplotan yang disebut belum diamankan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, orang tersebut melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.**
×
Berita Terbaru Update