Notification

×

Iklan

Iklan

Tim SAR Temukan Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Sukabumi, Korban Meninggal Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:18 WIB Last Updated 2026-10-16T08:54:32Z

SUKABUMI — Tim SAR gabungan menemukan seorang pria yang tenggelam di Sungai Cicatih, Kampung Bojongsari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

Korban ditemukan oleh tim penyelam di dasar sungai, sekitar 50 meter dari titik terakhir korban terlihat muncul di permukaan air. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan kurang lebih 30 personel dari Basarnas dan unsur SAR gabungan, termasuk TNI dan Polri.

“Korban ditemukan oleh tim penyelam di dasar sungai. Setelah ditemukan, korban akan kami serahterimakan kepada pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Suryo.

Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan pencarian melalui jalur air, darat, udara, dan penyelaman.

SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dengan jarak sekitar enam kilometer. SRU kedua menyisir jalur darat sejauh dua kilometer, sedangkan SRU ketiga mengoperasikan drone thermal untuk membantu pemantauan area sekitar satu kilometer.

Sementara itu, SRU keempat melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban di dasar Sungai Cicatih.

Pembagian personel tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pencarian dan menjangkau sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban ditemukan.

Dalam proses pencarian, tim SAR menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Arus sungai yang cukup deras serta banyaknya sampah di sekitar lokasi menjadi tantangan, terutama bagi personel yang melakukan penyelaman.

Menurut Suryo, tim penyelam juga harus memeriksa kedalaman sungai sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan di bawah permukaan air.

“Kendala di lapangan salah satunya arus sungai dan banyaknya sampah di lokasi. Tim juga melakukan pengecekan kedalaman serta berbagai hambatan yang ada di bawah air,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat proses pencarian membutuhkan kehati-hatian, khususnya ketika tim menyisir dasar sungai untuk menemukan korban.

Sebelum korban ditemukan pada Kamis pagi, tim SAR gabungan telah menyiapkan rencana untuk melanjutkan pencarian dan memperluas area penyisiran apabila korban belum ditemukan hingga sore hari.

Namun, upaya pencarian membuahkan hasil setelah tim penyelam menemukan korban sekitar pukul 09.45 WIB.

Usai dievakuasi dari Sungai Cicatih, jenazah korban dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak. Selanjutnya, penanganan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk memastikan identitas korban dan menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Hingga proses penanganan lebih lanjut, identitas korban belum disebutkan dalam keterangan yang disampaikan kepada tim SAR.**
×
Berita Terbaru Update