Notification

×

Iklan

Iklan

Kurva Di Bandung Masih Fluktuatif, Pembukaan Mall Tunggu Hasil Evaluasi PSBB

Selasa, 09 Juni 2020 | 12:25 WIB Last Updated 2021-10-05T16:53:24Z

PASUNDAN POST ■ Pemerintah Kota Bandung menyatakan sedikitnya ada 24 Mall di Kota Bandung siap beroperasi, sedangkan yang belum memenuhi standar protokol kesehatan hanya satu.

Hal itu diungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai montoring sejumlah tempat di bandung Raya.

Kang Oded mengatakan, mall dan pusat perbelanjaan itu telah menerapkan protokol kesehatan maksimum mulai dari pintu masuk, eskalator, lift, area penyewa (tenant) hingga ruang ibadah.

Selain itu, kata Kang Oded, setiap mal diwajibkan memiliki ruang isolasi. Tiap-tiap penyewa dan pengelola mall wajib mengikuti aturan ini, jika ingin tempat usahanya beroperasi di masa pandemik.

“Jika tenant tidak mematuhi protokol kesehatan, maka tenant tersebut akan ditutup," ujar Kang Oded kepada awak media, hari ini.

Meski sudah menyatakan siap beroperasi, tetapi Kang Oded belum menyebutkan tanggal pasti kapan pusat perbelanjaan bisa beroperasi.

Alasannya, menurut Kang Oded, pihaknya ingin melihat hasil evaluasi PSBB Proporsional yang diberlakukan hingga tanggal 12 Juni 2020 mendatang. Jika kurva Covid-19 Kota Bandung membaik, pembukaan mall bisa jadi dilakukan.

“Kami akan tegas, karena berdasarkan arahan dari epidemiolog, sesungguhnya kita ini belum bisa melakukan relaksasi karena angka reproduksi Covid-19 belum memuaskan. Kita baru bisa relaksasi, jika angka reproduksi di bawah angka 1 selama 14 hari,” ungkap Oded.

Dia mengungkapkan, per tanggal 4 Juni 2020 angka reproduksi di Kota Bandung sudah mencapai angka 0,56. Namun seiring ditemukannya kasus positif di kelompok pedagang pasar dan tenaga kesehatan, angka reproduksi kemungkinan naik meskipun masih di bawah nilai satu.

Ia lantas belum bisa membuat kesimpulan karena kurva masih fluktuatif.

“Kita lihat setelah evaluasi PSBB Proporsional tanggal 12 Juni nanti,” pungkasnya. (R/01)

×
Berita Terbaru Update