Notification

×

Iklan

Iklan

Meski PTM Sudah Dibuka, Pedagang Seragam Sekolah Mengeluhkan Masih Sepi Pembeli

Kamis, 02 September 2021 | 13:42 WIB Last Updated 2021-10-05T17:16:20Z

PASUNDAN POST ■ Meski kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dibuka dengan kapasitas tidak boleh dari 50 persen, para pedagang seragam sekolah di Pasar tradisional di Kabupaten Cianjur terbilang sepi.

Enoh (47) salah satu pedagang seragam pasar di Kecamatan Warungkondang mengungkapkan, sejak di berlakukannya PTM tak membuat seragam sekolah yang dijualnya laris manis.

"Pembelinya kurang padahal sekarang sudah mulai masuk sekolah," ungkapnya.

Menurutnya, jika dibandingkan sebelum masa pandemi Covid-19 penjualan seragam sekolah baik seragam untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam sehari bisa mencapai puluhan stel.

"Kalau sekarang per hari cuma mencapai 3 sampai 4 pembeli seragam dengan kondisi seperti ini sudah termasuk banyak," tuturnya.

Sementara lanjut Enoh, untuk harga seragam sekolahnya sendiri tidak ada kenaikan harga. Masih diharga tahun tahun sebelumnya.

"Seragam SD harganya kita bandrol Rp 80 ribu untuk seragam SMP dan SMA kita bandrol dengan harga Rp 180 ribu," terangnya.

Ia pun menduga, masih sepinya para pembeli kebutuhan seragam sekolah karena masih adanya pemberlakuan PPKM.

"Mungkin ekonomi masyarakat juga masih belum stabil, jadinya yah kaya gini," keluhnya.

Enoh berharap,kedepan pandemi Covid-19 serta pemberlakuan PPKM yang sudah mengurangi penghasilannya sehari hari. Segera berakhir agar penjualan seragam yang Enoh jual sejak puluhan tahun yang lalu bisa kembali normal.

"Berharap PPKM segera cepat berakhir agar penjualan seragam kembali seperti dulu, ramai,"pungkasnya.

■ Deddy/PP
×
Berita Terbaru Update