-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Penuhi Panggilan Polisi, Tim Pengacara Ketua PWI Cianjur Siap Laporkan Balik

    Redaksi
    Selasa, 25 Januari 2022, 22:55 WIB Last Updated 2022-01-26T04:40:07Z
    PASUNDAN POST ■  Ketua PWI Cianjur Ahmad Fikri penuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan terkait tuduhan penganiayaan terhadap wartawan Jurnal News Heru Adi Gunawan, yang menurut laporannya telah mendapat penganiayaan oleh Ketua PWI Cianjur pada Desember 2021 lalu.

    Orik sapaan akrabnya, hadir ke Polres Cianjur didampingi oleh tim Pengacaranya Fanpan Nugraha SH, Riki Rizki SH, Dindin Chaeirudin SH, Ermawan Didik Setyoko SH, dan rekan pengacara lainnya. Dengan membawa berkas yang diperlukan. 

    "Kita datang sebagai warga negara yang baik dan taat hukum," ujarnya, Selasa (25/1/2022).

    Salah Satu Pengacara Dindin Khoirudin mengatakan, banyak kejanggalan dari isi berita jurnal 5 yang mengatakan bahwa pelapor hendak menemui teman lamanya di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cianjur,

    Namun berbeda dengan laporan di Polda Jabar bahwa ia hendak mengucapkan selamat kepada ketua PWI terpilih Ahmad Fikri. Namun anehnya pelapor sendiri tidak kenal dengan sosok ketua PWI Cianjur.

    Dindin menjelaskan, pelapor datang tanpa memperlihatkan etika kesopanan datang ke rumah orang, kaki diangkat ke meja dan bukan di ruang tamu, melainkan di ruang panitia yang notabene tidak bisa dimasuki orang luar kecuali panitia.

    Bolak-balik ke ruangan ketua yang saat itu tengah menulis berita, dan sempat naik ke lantai 2 Gedung PWI, yang kebetulan tidak ada orang.

    “Padahal jelas-jelas tidak ada orang di atas, kenapa kok bilang tidak ada yang kenal," ungkap Dindin.

    Dindin berharap, semoga kasus ini segera dapat dituntaskan, karena pihaknya juga sudah melaporkan Dumas kepada pihak Polres Cianjur, sekaligus lapor balik dengan jeratan Undang-Undang ITE.

    “Sebaiknya jadi wartawan selain punya kode etik juga mendahulukan sikap sopan apalagi masuk ke rumah orang, dan jadi pelajaran untuk pemred media jika memilih wartawan tolong di cek dulu kemampuan dan daya pikirnya, agar menghasilkan wartawan yang berkualitas, dan untuk masalah ini Jika benar ada dugaan by design, semoga orang yang menjadi dalangnya segera terungkap dan diproses hukum," tandasnya.(Ddy).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...