-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Sungai Cigonggang Meluap, Ratusan Warga Agrabinta Kesulitan Beraktivitas

    Redaksi
    Kamis, 10 November 2022, 12:52 WIB Last Updated 2022-11-10T13:48:08Z
    PASUNDAN POST ■  CIANJUR - Sudah sepekan lebih warga Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa barat, kesulitan beraktifitas. Sungai Cigonggang yang setiap hari mereka lalui ketika ingin keluar maupun kembali ke kampung, meluap akibat tingginya curah hujan. 

    Ketiadaan jembatan penghubung, membuat banyak warga di daerah ini nekat bertaruh nyawa, menerobos sungai kendati sedang meluap. 

    Kepala Desa Neglasari, Nasihin mengatakan, sudah hampir seminggu ini air sungai Cigonggang terus meluap, hingga warga tak bisa beraktivitas.

    "Sungai ini menjadi akses warga dan para pelajar dalam melakukan aktivitas sehari-hari tidak ada jalan lain," kata Nasihin kepada wartawan melaluli saluran telepon.

    Nasihin pun berharap kepada pemerintah Kabupaten Cianjur, Provinsi Jabar dan Pemerintah Pusat agar segera membangun jembatan permanen untuk akses warga.

    "Jika tidak segera dibangun jembatan, masyarakat tidak akan bisa melakukan aktivitas terlebih kondisi saat ini air sungai Cigonggang tak pernah surut bila hujan terus mengguyur wilayah kami," ujarnya.

    Sementara anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari fraksi Partai Gerindra ,Abdul Karim menyatakan agar pembangunan jembatan yang permanen di daerah tersebut harus menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Cianjur.

    Pasalnya warga Neglasari berharap kepada pemerintah segera membangunkan jembatan tersebut yang sudah bertahun tahun tak kunjung terealisasi.

    "Jembatan tersebut sangat vital sebagai penyebrangan warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari," kata Abdul Karim.

    Abdul Karim meminta kepada pemerintah jangan sampai slogan Cianjur Manjur yang saat ini disematkan kepada Pemkab Cianjur. Tidak berdampak positif kepada warga pesisiran Cianjur Selatan.

    "Karena bukan hanya untuk belalang masyarakat sekitar tapi itu juga akses untuk menempuh pendidikan pata generasi penerus bangsa. Jangan sampai slogan Cianjur manjur itu tidak ada guna untuk orang pojok Cianjur Selatan," tandasnya.(Ddy)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...