Notification

×

Iklan

Iklan

Kebakaran Kawasan Hutan Pendidikan Gunung Walat di Sukabumi Seluas 3.9Ha, Ini Kata Manajer Lapangan HPGW

Minggu, 03 September 2023 | 18:56 WIB Last Updated 2023-09-03T16:20:52Z
PASUNDAN POST ■  SUKABUMI - Hutan Pendidikan IPB Gunung Walat, Kabupaten Sukabumi  terbakar diduga terjadi akibat Pembukaan Lahan Baru pertanian oleh Oknum yang Tidak Bertanggung jawab.

Medi Laga S.Hut Manager Lapangan HPGW Hutan pendidikan gunung walat Membenarkan kebakaran di kawasan hutan pendidikan Gunung Walat IPB,berada di Blok Toso Tanah B,Saat di konfirmasi 3/09/2023

"Jadi, kemungkinan ada warga melakukan pembakaran semak belukar pada lahan baru untuk pertanian. Setelah itu, apinya naik dan merembet ke lokasi perbatasan hutan ini, tepatnya di Kampung Sindangresmi, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak," ujarnya

Untuk status hutan gunung walat sampai saat ini, Hutan kawasan produksi terbatas penunjukannya itu KHTDK dengan kawasan hutan tujuan khusus Yang pengelolaannya diserahkan kepada Fakultas Kehutanan IPB, luas total lahan di kawasan hutan pendidikan Gunung Walat ini, terdapat sekitar 359 hektare yang tersebar di tiga desa dan dua kecamatan yang Tujuannya untuk Penelitian, pengembangan pengabdian masyarakat dan pendidikan.

Sangat disayangkan sekali dengan terjadinya kebakaran kemarin tepatnya pada Hari Jum'at siang sekitar Jam 13:00 wib, kebakaran Berawal dari luar kawasan hutan mungkin Karena hembusan Angin hingga menyebar dan masuk Ke kawasan hutan pendidikan gunung walat,Setelah itu, petugas gabungan langsung melakukan upaya sekat bakar dan memukul api dengan ranting-ranting pohon.

Adapun hutan yang terbakar yang sudah kami tinjau kurang lebih 3,9 Hektar, kalo kerugian Meteri belum kami Hitung tapi untuk pohon yang terbakar ada sekitar 600 sampai 1000 Pohon, kebakaran kemarin lebih banyak kepada Lantai hutan saja dan itupun berada di lerengnya.

Medi Laga, menyebut kasus kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut, bukan kali pertama kali terjadi.

Bahkan, ia mengaku sepanjang dua pekan terakhir ini sudah tiga kali terjadi kasus Karhutla.

"Jadi, kesadaran masyarakat masih minim. Padahal, kami sudah berulang kali melakukan sosialisasi dan edukasi, agar tidak membuka lahan pertanian atau melakukan pembersihan lahan dengan cara di bakar," ujarnya.

Sebagai Upaya pencegahan Kami melakukan Monitoring atau patroli Pagi siang dan Sore hari dengan cara bergantian khususnya Wilayah Barat yang sering terjadi kebakaran.pungkasnya 

Kapolsek Cibadak, Polres Sukabumi, Kompol Ridwan Ishak mengatakan, pihak Kepolisian saat ini, belum bisa mengetahui secara pasti penyebab kebakaran Gunung Walat tersebut. *(M.Afnan).
×
Berita Terbaru Update