Notification

×

Iklan

Iklan

Dukung Instruksi Presiden Dalam RAN P4GN 2020 - 2024, DPC GANNA Gelar Rakor Bersama DPD Kabupaten Sukabumi

Kamis, 19 Oktober 2023 | 20:58 WIB Last Updated 2023-10-19T14:07:38Z
PASUNDAN POST ■ SUKABUMI - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang dipandang serius oleh pemerintah, karena dapat menyebabkan rusaknya moral bangsa. Karena itu pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap penanganan atas penyalahgunaan Narkoba.

Masalah merebaknya penyalahgunaan narkoba semakin lama semakin meningkat. Efek domino akibat dari penyalahgunaan narkoba juga semakin beragam, serta usaha untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba merupakan langkah yang tidak mudah untuk dilaksanakan.

Berkenaan dengan hal tersebut, para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Anti Narkotika Nusantara Amartha (GANNA) Kecamatan Cidahu, Kecamatan Kalapanunggal dan Kecamatan Kabandungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaporan administrasi kepengurusan dan strategi operasional dalam rangka mendukung instruksi Presiden dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2020 - 2024, di Sekretariat DPC GANNA Kecamatan Kalapanunggal, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/10/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD GANNA Kabupaten Sukabumi, Erin Riani.S.Sos, Wakil Ketua, Aldy Rifaldi, Sekretaris, Zeffry Subianto, Kabid Media Online dan Cetak, Ariana Supriatna, Wakabid Litbang Delly Rusli, Ketua DPC Kecamatan Cidahu, Rudi Supriatna beserta jajaran pengurusnya, Ketua DPC Kalapanunggal Arip Jepriandi dengan jajaran pengurusnya dan Ketua DPC Kecamatan Kabandungan, Suhendi bersama jajaran pengurusnya

“Administrasi organisasi adalah hal vital dalam sebuah organisasi, baik itu organisasi profit maupun non profit.
Adminitrasi yang amburadul akan jadi masalah bagi organisasi tersebut,” ujar Erin Riani, S.Sos, Ketua DPD GANNA Kabupaten Sukabumi saat mengawali sambutannya.

Lanjut Erin, agar organisasi itu bekerja secara dinamis diperlukan implemantasi program dari setiap bidang sesuai dengan job description masing-masing. Optimalisasi pengurus akan menjadi tolok ukur fungsionalisasi peran, yang harus jadi komitmen bersama pengurus dalam berbagai tingkatan.

“Kami mengapresiasi atas kinerja seluruh jajaran DPC GANNA di tiga kecamatan yang baru terbentuk ini, telah menginisiasi rakor terkait organisasi. Maka dengan ini, karena Yayasan GANNA telah berbadan hukum saya berharap kepada pengurus yang ada di DPC-DPC agar segera bisa bersinergi dengan steakholder mulai dari Forkopimcam dan lainnya,” tukasnya.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPD GANNA Kabupaten Sukabumi, Aldy Rifaldi bahwa pencegahan perilaku berisiko di kalangan pemuda, seperti kekerasan, penyalahgunaan NAPZA, dan seks bebas membutuhkan langkah tepat  dan holistik integratif. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektoral dan lembaga dalam penyusunan program pencegahan perilaku berisiko bagi penggiat anti narkoba menjadi titik penting dalam peningkatan kualitas pembangunan manusia.

“Saya ingin agar ada langkah-langkah pemberantasan narkoba yang lebih gencar lagi, yang lebih berani lagi, yang lebih komprehensif lagi dan dilakukan secara terpadu oleh semua pengurus di setiap DPC". tegasnya.

Sementara Ketua DPC Kecamatan Kalapanunggal, Arip Jepriandi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua DPD GANNA beserta jajaran pengurusnya yang dimana telah turut memberikan arahan guna membangun kemampuan para penggiat anti narkoba dalam menghadapi pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di tingkat kecamatan.

“Rakor dalam pemberdayaan pengurus DPC GANNA ini, insya Allah akan dapat mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika khususnya di kalangan pemuda melalui sistem koordinasi lintas pemangku kepentingan, pengembangan peran swasta, sehingga menghasilkan tingkat kemandirian dalam membentuk penggiat dari program P4GN tersebut,” kata Arip.*(Red)
×
Berita Terbaru Update