SUKABUMI - Desa Mangunjaya di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap secara optimal. Wilayah dengan hamparan lahan pertanian luas ini dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sekaligus penguatan ekonomi desa.
Kepala Desa Mangunjaya menyampaikan hal tersebut saat memaparkan arah pembangunan desa, Senin (2/3/2026). Ia menegaskan bahwa pengembangan potensi desa harus menjadi prioritas guna meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Melihat kondisi wilayah desa, potensi yang ada perlu dikembangkan guna meningkatkan sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Mayoritas warga Desa Mangunjaya bekerja sebagai petani dan buruh tani. Kondisi tersebut menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian desa. Namun demikian, masih terdapat lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara maksimal sesuai peruntukannya.
Pemerintah desa berencana mendorong optimalisasi lahan melalui program pertanian terpadu, penyuluhan pertanian modern, serta pengembangan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penguatan sektor pertanian berbasis teknologi dan perluasan akses pasar dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan pendapatan petani.
Upaya lain yang juga didorong antara lain diversifikasi tanaman, penggunaan pupuk organik, serta perbaikan sistem irigasi guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Selain sektor pertanian, Desa Mangunjaya juga memiliki potensi sumber daya alam berupa galian pasir dan batu. Potensi tersebut berpeluang menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) apabila dikelola secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.
Meski demikian, pengelolaan tambang rakyat perlu memperhatikan aspek lingkungan dan sosial agar tidak menimbulkan kerusakan lahan maupun konflik di masyarakat. Pemerintah desa diharapkan dapat berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat.
Salah satu kekuatan utama Desa Mangunjaya adalah tingginya semangat swadaya dan gotong royong masyarakat. Warga secara sukarela terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa, baik dalam bentuk tenaga, material, maupun dukungan dana.
Semangat kolektif tersebut menjadi modal sosial penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa, sarana ibadah, dan fasilitas pendidikan.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, peningkatan kualitas SDM juga menjadi perhatian utama pemerintah desa. Pendidikan dan layanan kesehatan dinilai harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi masyarakat.
Sejumlah program pun mulai dirancang, mulai dari pelatihan keterampilan, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa sebagai langkah konkret mendorong kemandirian ekonomi warga.
Meski menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan anggaran, akses pasar, serta minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern, pemerintah desa tetap optimistis potensi yang ada dapat dioptimalkan melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Dengan strategi pembangunan berbasis potensi lokal, Desa Mangunjaya diharapkan mampu tumbuh menjadi desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera di masa mendatang. **

