SUKABUMI — Percepatan pembangunan
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sukabumi menjadi
momentum penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi berbasis potensi desa.
Program strategis nasional ini tidak hanya menargetkan penyelesaian fisik,
tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat hingga ke tingkat akar
rumput.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini tengah menggenjot pembangunan sebanyak 386 unit koperasi yang tersebar di berbagai wilayah. Hingga 30 Maret 2026, sebanyak 28 unit telah rampung 100 persen, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan dengan progres yang terus dikejar.
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi desa. Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana usaha, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Ini program strategis nasional yang harus kita sukseskan bersama. Kita harus cepat, tapi tetap cermat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya dalam rapat koordinasi di Pendopo Sukabumi, Kamis (2/4/2026).
Ia menekankan, percepatan pembangunan harus diimbangi dengan ketepatan dan kualitas, sehingga koperasi yang dibangun benar-benar mampu beroperasi optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyampaikan bahwa progres pembangunan menunjukkan tren positif. Sejumlah koperasi bahkan telah mendekati tahap penyelesaian dan siap dioperasikan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Koperasi ini akan menjadi penggerak utama ekonomi desa, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga perdagangan dan distribusi hasil produksi lokal,” jelasnya.
Selain itu, sinergi lintas sektor juga menjadi kunci percepatan program ini. Dukungan dari unsur TNI melalui Kodim 0622 Sukabumi turut mempercepat pembangunan fisik di lapangan, terutama pada lokasi-lokasi yang telah siap secara lahan dan perencanaan.
Dengan kolaborasi tersebut, Pemkab Sukabumi optimistis seluruh Koperasi Merah Putih dapat rampung sesuai target dan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
Ke depan, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan mandiri. *(HR).
