Notification

×

Iklan

Iklan

Angin Kencang Rusak Sembilan Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:53 WIB Last Updated 2026-08-22T04:43:49Z

SUKABUMI — Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.15 WIB itu menyebabkan sembilan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Juaeni, mengatakan dampak angin kencang tersebar di tiga desa, yakni Desa Bojonglongok, Desa Lebaksari, dan Desa Bojongasih.

"Kerusakan paling banyak terjadi di Kampung Gosali RT 04/06, Desa Bojonglongok," ujar Jujun.

Di lokasi tersebut, enam rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Rumah yang terdampak masing-masing milik Endang Koswara yang dihuni tujuh jiwa, Tatang tiga jiwa, Nuraeni dua jiwa, Odah Saodah satu jiwa, Idjar dua jiwa, dan Badri tiga jiwa.

Sementara itu, dua rumah di Kampung Tangkil RT 02/05, Desa Lebaksari, juga mengalami kerusakan. Kedua rumah tersebut masing-masing milik Mulyadi yang dihuni empat jiwa dan Soleh yang dihuni tiga jiwa.

Adapun satu rumah lainnya berada di Kampung Citiis RT 02/03, Desa Bojongasih. Rumah milik Omay yang dihuni satu jiwa turut mengalami kerusakan akibat angin kencang.

Tidak Ada Warga Mengungsi

Meski sejumlah rumah mengalami kerusakan, hingga penanganan awal dilakukan tidak ada laporan warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

Setelah menerima laporan, Tim Pusdalops berkoordinasi dengan pemerintah Desa Bojonglongok, Lebaksari, dan Bojongasih untuk melakukan asesmen terhadap kondisi rumah warga yang terdampak.
Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, mulai dari P2BK, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, Tagana, RT/RW, hingga warga setempat.

Jujun mengatakan kondisi cuaca telah berangsur membaik setelah hujan reda. Namun, material bangunan yang rusak belum dievakuasi karena kejadian berlangsung menjelang malam.

"Kondisi saat ini hujan sudah reda, material belum dievakuasi karena malam," katanya.

Warga Membutuhkan Terpal dan Material Perbaikan

Untuk penanganan sementara, warga terdampak membutuhkan sejumlah bantuan, terutama terpal untuk menutup bagian rumah yang mengalami kerusakan.

Selain itu, kebutuhan lain yang diperlukan meliputi peralatan dapur serta material bangunan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Sementara itu, total nilai kerugian akibat angin kencang yang merusak sembilan rumah tersebut masih dalam kajian petugas.

Pemerintah dan petugas kebencanaan di wilayah setempat masih melakukan pendataan serta asesmen untuk memastikan kondisi dan kebutuhan warga terdampak.**
×
Berita Terbaru Update