-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | SUARA ASPIRASI JAWA BARAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Lagi, PAMI Tuntut Menteri Nadiem Segera Copot Rektor Unima

    Redaksi
    Kamis, 23 Januari 2020, 23:21 WIB Last Updated 2020-05-30T21:23:58Z

    PASUNDAN POST ■ Massa dari Pelopor Angkatan Muda Indonesia kembali berdemonstrasi di depan kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jalan Jenderal Sudirman , Jakarta, pada Kamis 23-01-2020.

    Aksi yang dipimpin langsung Ketua Umum PAMI John Fredy Rumengan menuntut Mendikbud Nadiem Makarim memenuhi janjinya melaksanakan Rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia Nomor : 0001/REK/0834.2016/V/2018 tangal 31 Mei 2018 tentang maladministrasi oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam penyetaraan ijazah Doktor (S3) luar negeri dan kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi guru besar atas nama Julyeta Paulina Amelia Runtuwene.

    Dalam orasinya, Rumengan menuntut Menteri Nadiem segera mencopot Rektor Unima dan mencabut jabatan guru besar yang disandangnya.

    “Menteri wajib melaksanakan Rekomendasi Ombudsman karena jika mengabaikannya sama saja dengan melawan negara,” ujarnya.

    Rumengan juga menerangkan bahwa berdasarkan peraturan Badan Kepegawaian Negara, ijazah yang diperoleh dengan cara yang tidak sesuai prosedur adalah palsu.

    Massa PAMI juga berjanji akan terus melakukan aksi yang sama sampai Mendikbud melaksanakan rekomendasi Ombudsman.

    "Menteri Nadiem jangan berjanji dusta jika tidak mau melaksanakan rekomendasi Ombudsman," ujar Andre Kamba, salah seorang pengunjuk rasa.

    Andre menilai, pejabat sekelas Nadiem tidak pantas ingkar janji terhadap institusi negara.

    "Sungguh memalukan jika ada pejabat negara yang memimpin kementrian pendidikan, tapi berani berbohong kepada lembaga negara Ombudsman," tuturnya.

    HC/rls

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    GAYA HIDUP

    +