-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDANPOST.COM | SUARA ASPIRASI JAWA BARAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Kunjungi Phala Martha Sukabumi, Mensos: Kita Tidak Boleh Diskriminasi Kepada Mereka

    Redaksi
    Selasa, 10 Maret 2020, 23:46 WIB Last Updated 2020-03-11T01:53:13Z
    Kunjungi Phala Martha Sukabumi, Mensos: Kita Tidak Boleh Distriminasi Kepada Mereka

    PASUNDAN POST ■ Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental BRSPDM "Phala Martha" di Sukabumi hari ini mendapat kunjungan Menteri sosial.

    Menteri sosial Juliali P Batubara bersama rombongan berkenan mengunjungi Phala Marta BRSPDM dan LRSODH (Loka Rehabilitasi Ssial Orang Dengan HIV) Kahuripan, Kabupaten Sukabumi, pada selasa (10/03) sebelum ke Cianjur Jawa Barat.

    Dalam kunjungannya, Juliali P. Batubara meninjau dua titik di wilayah Sukabumi, satu diantaranya Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPDM) "Phala Marta" dan Kementrian HIV AID ODH Kahurifan kemudian selanjutnya langsung menuju titik terakhir, Kota Cianjur.

    Disela-sela agenda tersebut, Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan perlakuan diskriminasi kepada saudara kita yang ODH, karena hal itu bisa terjadi kepada siapa saja.

    "Kita tidak boleh diskriminasi kepada mereka," pungkasnya.

    Menurutnya, di kahuripan ini memberikan terapi sifatnya untuk membangkitkan kepercayaan diri, semangat sehingga suatu saat mereka kembali ke masyarakat punya semangat baru dan tidak putus asa.

    Kepala LRSODH (Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV ) melalui subseksi asesmen dan advokasi sosial Dian Suhardian Piento menerangkan maksud kedatangan Kementrian Sosial.

    "Jumlah yang dilayani pada tahun ini sejumlah 210 orang, terdiri dari pelayanan dalam loka 70 orang dan 140 orang pelanan di luar loka," terang Dian.

    Menurutnya, pelayan di dalam lokal mendapatkan terapi sepiritual, terapi fisik, terapi living hood  dan kalau diluar program melalui respon kasus.

    "Selain itu ada bantuan nutrisy, bantuan kemandirian dan respon kasus serta rumah singgah," tukasnya.

    ■ Diki

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    GAYA HIDUP

    +