Notification

×

Iklan

Iklan

20,7 Persen Pasien Positif Corona Terjangkit Karena Interaksi Jarak Dekat

Selasa, 28 April 2020 | 07:31 WIB Last Updated 2021-10-05T17:25:52Z

PASUNDAN POST ■ Pandemi Covid-19 masih dilihat dan dipandang remeh di pulau Dewata. Hal ini dapat dilihat dari terus adanya peningkatan jumlah pasien yang positif terjangkit virus mematikan tersebut di Bali.

Ketua harian Gugus Tugas Percepatan penanggulangan Covid-19  Dewa Made Indra, kembali menegaskan kepada masyarakat untuk selalu disiplin mengikuti imbauan dan larangan yang diputusan oleh pemerintah dalam mencegah merebaknya virus ini.

Itu disampaikan Dewa Indra, mengingat jumlah pasien positif di Bali kini sudah mencapai 193 orang.

"Hari ini ada penambahan kasus Covid-19 di Bali sebanyak 7 orang. Secara keseluruhan total saat ini di Bali ada 193 orang positif corona," terang Dewa Indra, pada Senin (27/4).

Dalam keterangan resminya, hari ini, dia menyebutkan dari penambahan tujuh orang, 6 di antaranya adalah imported case dan 1 orang dari daerah terjangkit. Secara akumulatif jumlah kasus menjadi 193 orang (8 orang WNA, dan 185 warga Indonesia).

Dari 185 orang warga Indonesia bisa dirinci menjadi 145 imported case (terdiri dari 120 PMI, 3 non PMI dan 22 orang yang melakukan perjalanan dari daerah terjangkit), sedangkan 40 orang di antaranya atau sekitar 20,72% adalah penularan melalui transmisi lokal.

Namun, lanjutnya bahwa kabar baiknya untuk pasien yang sembuh juga ada peningkatan. Hari ini, kata dia ada 6 orang lagi sembuh (5 PMI dan 1 pasien transmisi lokal), sehingga jumlah pasien yang sembuh sebanyak 81 orang.

Pasien dalam masa perawatan berjumlah 108 orang, dimana seluruhnya dirawat di 11 RS rujukan dan di 2 tempat karantina yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali.

"Yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah transmisi lokal yang sebesar 20,72% yang artinya ada yang terjangkit karena melakukan interaksi jarak dekat dengan pasien positif Covid-19, baik di rumah, di RS maupun di ruang public," ungkapnya.

Untuk itu, masyarakat diharapkan tetap disiplin menjaga jarak, menggunakan masker, perilaku hidup sehat dan bersih. Selain transmisi lokal pemerintah juga memperhatikan masih adanya penambahan angka positif pada WNI dari daerah terjangkit.

Dia meyakinkan, jika semua bisa diterapkan dengan disiplin, maka angka penambahan dipastikan bisa ditekan seminim mungkin. Untuk itu masyarakat juga diharapkan terus menjaga kebersihan dan kesehatan. Rajin olah raga bisa meningkatkan imun kita.

"Untuk menghentikan penyebaran penyakit ini, kunci satu-satunya saat ini adalah disiplin menjaga kebersihan diri dan lingkungan," demikian Dewa Made Indra. (MD/rls)

×
Berita Terbaru Update