-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | SUARA ASPIRASI JAWA BARAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Puluhan Jenis Obat-Obatan Ilegal Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Di Jalan Tikus

    Redaksi Jabar
    Sabtu, 13 Februari 2021, 22:20 WIB Last Updated 2021-02-13T15:20:52Z
    Puluhan Jenis Obat-Obatan Ilegal Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Di Jalan Tikus

    PASUNDAN POST ■ Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Pos Komando Taktis (Kotis) berhasil mengamankan dua kotak kardus berisi puluhan jenis obat-obatan ilegal asal Malaysia di sektor jalan tikus (jalan pelolosan), Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Sabtu (13/2/2021).

    Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, di Mako Satgas Yonif 642, Entikong, menjelaskan bahwa diamankannya dua kotak kardus yang berisikan obat-obatan ilegal tersebut bermula dari kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh personel Pos Kotis dipimpin Serda Muliyadi, di jalan tikus sektor kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

    “Ketika melaksanakan patroli dan penyisiran di jalur tikus, ditemukan dua kotak kardus yang disembunyikan dibalik semak-semak. Dari hasil pemeriksaan ditempat, ditemukan berbagai jenis obat-obatan di dalam kardus tersebut,” ujarnya.

    Menurut Dansatgas, setelah dilakukan penyisiran di lokasi oleh anggota, didapat bahwa barang tersebut sengaja disembunyikan oleh pemiliknya karena sengaja ditutupi oleh daun dan ditaruh di semak-semak, namun untuk pelakunya sampai dengan saat ini belum ditemukan.

    “Obat-obatan tersebut meliputi Panadol, Optive Fusion, Cloerumazole, Viruses Cream, Ventolin Evohaler, Rhinocort Aqua, Multivitamin dan masih banyak jenis lainnya dengan total 21 jenis obat didalam dua kardus tersebut,” jelasnya.

    Karena berasal dari Malaysia dan tidak ada sertifikasi dari BPOM maupun karantina kesehatan, maka obat tersebut dapat dikategorikan sebagai obat-obatan ilegal, selanjutnya untuk barang bukti obat-obatan tersebut diserahkan kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pontianak, Wilayah Kerja PLBN Entikong, Kab. Sanggau.

    “Kita tidak akan membiarkan terjadinya segala bentuk kegiatan ilegal di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia yang kita jaga ini,” tegas Dansatgas. (Pen/Red).

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...