-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Sadis ! Dipicu Rasa Cemburu Suami Tega Siramkan Air Keras Kepada Istrinya

    Redaksi
    Minggu, 21 November 2021, 09:42 WIB Last Updated 2021-11-21T05:09:02Z
    PASUNDANPOST.com, CIANJUR - Seorang suami menyiram istrinya sendiri dengan air keras. Atas perbuatannya pelaku Abdul Latief (29) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) berhasil ditangkap Aparat Kepolisian Resor (Polres) Cianjur di Bandara Soekarno Hatta.

    Kasus penyiraman air keras terjadi pada Sabtu (20/11/2021) kemarin. Saat itu terjadi dipicu karena cemburu buta kepada korban bernama Sarah (21) warga Kampung Munjul Rt 02 Rw 02 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur.

    Di tengah percekcokan, suami ini langsung menyiramkan air keras ke seluruh tubuh istrinya hingga melepuh.

    Ketua RW setempat Endang Sulaeman mengatakan, kronologis kejadian berawal dari jeritan korban seperti tengah mengalami tindak kekerasan.

    "Itu awalnya korban menjerit kesakitan dan meminta tolong kepada warga. Kemudian tetangga termasuk saya yang tak jauh dari rumahnya juga ikut keluar rumah," kata Endang saat dikonfirmasi.

    Kemudian warga mendatangi rumah tersebut, korban telah tergeletak dengan sekujur tubuhnya melepuh akibat siraman air keras.

    Setelah melakukan aksinya lanjut Endang, pelaku yang ketakutan langsung melarikan diri dengan membawa sepeda motornya.

    "Saya keluar bersama warga lainnya, ngeliat udah jatuh di lantai, sekujur tubuhnya melepuh. Bahkan pakaiannya sobek-sobek seperti telanjang," tambahnya.

    Pasca kejadian ia bersama warga lainnya langsung menghubungi kepolisian dan pihak Desa setempat.

    "Saya pun berinisiatif bersama Pak RT menelepon Desa untuk mengirimkan ambulans dan membawanya ke rumah sakit dan pihak berwajib untuk melakukan tindakan lebih lanjut," paparnya.

    Sementara itu Kapolsek Cianjur Kota Kompol A Suprijatna mengatakan, kasus tersebut bukan termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), melainkan murni masuk dalam kasus penganiayaan berat.

    Ia berujar, pihaknya saat ini telah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui akan kabur ke negara asalnya.

    "Kami bersama Polres Cianjur tengah melakukan pengejaran, dan telah bekerjasama dengan pihak bandara Soekarno-Hatta Jakarta untuk membantu penangkapan tersangka," pungkasnya. (Ddy).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +