-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    1 Meninggal Dunia Saat 5 Pekerja Pasang Tiang Jaringan Internet Tersengat Listrik

    Redaksi
    Kamis, 17 Februari 2022, 18:23 WIB Last Updated 2022-02-18T00:22:58Z

    Petugas PLN Saat Menurunkan Tiang Jaringan Internet Yang Memakan Korban 1 Pekerja Meninggal Dunia, di jalan K.H. Ahmad sanusi RT 001/001 Kampung Ciseureuh, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/2/2022), Foto : M. Afnan


    PASUNDAN POST ■  Satu orang pekerja meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik disaat memasang tiang jaringan internet bersama 4 Pekerja lainnya. 

    Kecelakaan kerja terjadi di jalan K.H. Ahmad sanusi RT 001/001 Kampung Ciseureuh, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/2/2022) siang.

    Akibat dari kecelakaan kerja tersebut setidaknya tiga orang dilarikan ke RS Asyfa karena mengalami luka bakar dan pingsan, satu pekerja dinyatakan meninggal dunia setelah berada di Rumah Sakit.

    Warga sekitar yang melihat kejadian Aris (43 tahun) mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat para pekerja tersebut tengah mencoba mendirikan tiang dengan menancapkannya ke tanah yang sudah digali, tiba-tiba kabel listrik di atas tiang tersebut terbakar dan membuat lima dari tujuh pekerja tersengat arus listrik hingga terpental.

    "Kejadiannya saat para pekerja itu sedang memasang tiang, tiba-tiba ada lima pekerja itu langsung terpental akibat tiang itu terlalu tinggi dan menyentuh kabel aliran listrik (jaringan terbuka) dengan tegangan 20 ribu Volt," Jelas Aris. 

    Lanjut Aris, setelah kejadian warga langsung menolong dan membawa tiga orang korban yang terluka ke Rumah Sakit terdekat menggunakan Angkutan Umum (Angkot). 

    "Kita tolong tadi, jadi tiga orang yang dibawa ke RS, satu orang terlihat tidak sadarkan diri bahkan bajunya juga pada sobek dan terlihat di dadanya mendapatkan luka bakar," Ucapnya. 

    Sementara salah satu pekerja yang selamat, Rendi (22 tahun) menjelaskan bahwa saat itu dirinya bersama rekan-rekannya itu baru memasang dua tiang. 

    "Ini tiang yang kedua. Yang dibawa ke rumah sakit itu adalah Encep (25 tahun), Aji, (23 tahun) dan Fajar (23 tahun) semua warga Subang, yang mengalami luka parah Encep," bebernya. 

    Adapun korban meninggal dunia adalah seorang buruh harian lepas bernama Encep (25 tahun) warga Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang. Korban meninggal akibat luka bakar pada bagian dada.

    Sedangkan satu orang korban lain bernama Pajar (24 tahun) harus mendapat penanganan petugas medis RS Asyifa Kota Sukabumi karena mendapat luka sobek.

    Sementara pihak Kepolisian bersama petugas PLN langsung mendatangi ke lokasi kejadian. Saat kejadian hujan baru reda dan tiang yang baru dipasang itu kini sudah diturunkan oleh petugas PLN. 

    Kepala unit IGD Rumah Sakit Asyfa Dr Muhamad Nurfajrul Islam mengatakan, pihaknya menerima pasien atas nama tuan Encep sekitar pukul 14.00 WIB dengan kondisi luka bakar di daerah Dada depan dan belakang. 

    "Kemungkinan luka bakar 18 persen dari total tubuh. Memang pas datang itu pasien masih ada nafas spontan, dari keterangan, pasien ini tersengat listrik maka tim medis yang jaga di IGD langsung menyiapkan untuk masukan infus (penginfusan) untuk pertolongan pertama," ujarnya

    Lanjut kata Fajrul, Sebelum tim medis IGD akan melakukan tindakan memasukan cairan infus korban telah meninggal dunia. 

    "Beberapa saat akan dilakukan penginfusan, pasien mengalami henti nafas dan henti Jantung. Yang menyebabkan pasien meninggal dunia kemungkinan ada gangguan irama jantung yang diakibatkan oleh sengatan listrik tersebut, meninggal pukul 16.04 WIB," paparnya. 

    Encep (25 tahun) warga Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, korban meninggal masih berada di ruangan IGD menunggu pemeriksaan dari Pihak Kepolisian dan pihak keluarga datang. 

    "Ini jadi pelajaran buat kita semua untuk selalu berhati-hati, karena kasus-kasus dengan sengatan listrik itu memang kasus kegawatdaruratan yang harus diwaspadai oleh masyarakat," tandasnya, *(M. Afnan). 
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...