-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Tidak Bisa Salurkan Hak Suaranya Puluhan Warga Sundawenang Datangi Kantor Desa

    Redaksi
    Selasa, 17 Mei 2022, 11:45 WIB Last Updated 2022-05-17T08:20:53Z

    Suasana Audensi Warga Kp. Suweng di Aula Desa Sundawenang, Kecamatan Parung kuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022). Foto : Cking. 



    PASUNDAN POST ■  Tidak bisa menyalurkan hak suaranya di pesta demokrasi Pilkades, puluhan warga Kampung Suweng RT. 13/14/06, Desa Sundawenang, Kecamatan Parung kuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, datangi kantor Desa, Selasa (17/5/2022). 


    Perwakilan warga Kampung Suweng Indrawan (37 tahun) mengatakan, warga datangi kantor Desa Sundawenang, menyampaikan aspirasinya karena merasa pelaksanaan pilkades tidak adil, wargapun menuntut pelaksanaan pemungutan suara ulang akibat beberapa warga tidak mendapat panggilan. 

    "Pengen penyoblosan diulang dikarenakan banyak yang gak nyoblos karena ada yang ga dapat surat panggilan," Ungkap Indrawan. 

    Lebih lanjut Indrawan, di TPS 01 yang menjadi tempat pemilihan bagi warga RT 13 dan 14 Kampung Suweng ada sekitar 50 Orang yang tidak menyoblos akibat tidak menerima surat undangan. 

    Diakuinya ia bersama warga lainnya akan dilakukan jika tuntutan hari ini tidak terpenuhi, mereka akan terus mendatangi pihak terkait dengan massa yang lebih banyak, 

    "Yang lain akan turun lebih banyak karena kejadian bukan cuma di tps 01, di tps lain juga," benernya. 

    Sementara itu, usai menerima warga Kampung Suweng, Kasi Binwas Kecamatan Parung kuda Lazuardi mengatakan, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan panitia dan Panwas. 

    "Kami harus berkoordinasi dengan panitia pilkades apakah benar memang tidak tersampaikan atau seperti apa, Kita inventarisir jumlahnya dan cari tahu apakah memang masuk DPT atau tidak," jelasnya Lazuardi. 

    Mengenai tuntutan tertulis yang diserahkan para warga dan tidak diterima pihak desa lebih lanjut Lazuardi mengatakan, bahwa aduan yang masuk terkait pilkades ini masuk ke dalam ranah panitia pengawas,

    "Aduan itu ranahnya ke panwas lalu mungkin nanti ke panitia, jadi nanti panitia bagaimana menyikapinya dengan BPD," ucapnya 

    Pihaknya menanggapi berkaitan dengan warga yang akan melakukan aksi lagi, aspirasi yang disalurkan, dan kita akan mengakomodir apa yang disampaikan," pungkasnya, (Cking)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +