-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Ki Baed Melihat Hewan Diduga Harimau Dari Jarak 1 Meter Di Cicantayan Sukabumi, Ini katanya

    Redaksi
    Jumat, 22 Juli 2022, 22:55 WIB Last Updated 2022-07-23T03:28:57Z


    PASUNDAN POST ■ Ki Baed (65 tahun) seorang petani ladang singkong yang melihat langsung hewan diduga harimau di saung miliknya pada Senin, (18/7/2022) pukul 11.00.

    Dikunjungi langsung ke kediaman Ki Baed untuk memastikan kronologi yang terjadi di hari itu. Ki Baed mengatakan kejadian tersebut terjadi pada saat dia selesai membersihkan rumput. 

    "Waktu selesai membersihkan rumput diladang dari pukul 8 pagi, setelah itu mencuci tangan dan menuju saung untuk beristirahat," ucapnya.

    Nasib kurang baik di hari itu Ki Baed harus melihat dengan jelas dari jarak 1 meter di bawah dudukan saungnya. Ki Baed menuturkan saat itu hewan tersebut sedang tertidur pulas di saungnya. 

    "Saya berusaha tenang menjauh dengan berjalan kecil sampai jarak 5 meter dari saung lalu berlari secepat mungkin sambil berteriak minta tolong ke saung terdekat milik pak Sugandi," ungkap Ki Baed.

    Beliau saat itu langsung diberi pertolongan oleh rekan seprofesinya yaitu Ono, Ihab, Wawan, Sugandi dan Daiji yang kebetulan sedang berkumpul di saung milik pak Sugandi. Ki Baed menyatakan ukuran dari hewan itu kurang lebih 80cm tidak termasuk dengan panjang ekor.

    Menurutnya selama kurang lebih 32 tahun sejak tahun 1990an menggarap tanah ini tidak pernah melihat hewan itu disiang bolong atau sore, kalau malam melihat itu sering namun biasanya kita menyebutnya karuhun karena memiliki wujud yang "Berbeda".

    "Keseharian saya sekarang hanya diam dirumah dan mengurusi ayam saja tidak kemana-mana," ujarnya.

    Keadaan beliau saat ini sudah tenang walau belum sepenuhnya, rencananya beliau dalam waktu dekat akan kembali ke ladang tapi tidak sendirian atau ada rekan petani kebun juga yang menemani. Ki Baed berharap agar ada tindakan yang diambil untuk kejadian ini, supaya warga khususnya petani kebun dapat dengan tenang menjalani aktivitas berkebun tanpa rasa cemas sedikitpun. (M. Afnan)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +