Notification

×

Iklan

Iklan

Perpustakaan Keliling Diarpus Sukabumi Hadir di SDIT Al Husna, Siswa Antusias Ikuti Storytelling

Senin, 04 Mei 2026 | 19:59 WIB Last Updated 2026-05-05T04:03:43Z

SUKABUMI - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelayanan Perpustakaan (UPP) Cicurug melaksanakan kegiatan perpustakaan keliling (pusling) dan storytelling di SDIT Al Husna, Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia atas permintaan pihak sekolah.

Administrasi Umum UPP Cicurug, Syukur Rahayu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat literasi sejak dini.

“Tujuannya dalam rangka ada permintaan dari SDIT Al Husna memperingati Hari Buku Sedunia. Tujuannya tetap memperkenalkan literasi di kalangan anak-anak,” ujarnya. Senin (4/5/26)

Ia menjelaskan, dalam kegiatan perpustakaan keliling siswa diberikan layanan membaca buku seperti biasa, sementara pada sesi storytelling petugas membawakan cerita bertema binatang yang sarat pesan moral.

“Kalau konsep pusling seperti biasa membaca buku. Kemudian untuk storytelling, ada petugas kami yang bercerita tentang binatang, tapi mengandung makna juga, ada hikmah di balik cerita itu,” katanya.

Kegiatan mendongeng tersebut dibawakan oleh petugas UPP Cicurug, Ria, dengan menggunakan alat peraga boneka agar cerita lebih menarik dan mudah dipahami siswa. Total 258 siswa yang terdiri dari 142 laki-laki dan sisanya perempuan turut serta, didampingi empat guru.

Syukur menambahkan, antusiasme siswa sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Antusias sekali,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa program perpustakaan keliling dan storytelling menjadi salah satu strategi jemput bola dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

“Perpustakaan hari ini tidak bisa diam di tempat, tapi harus jemput bola,” tegasnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, kegiatan tetap berjalan karena dinilai penting untuk meningkatkan literasi.

“Terus berjalan meskipun ada efisiensi, karena ini menyangkut indeks pembangunan literasi masyarakat dan tingkat gemar membaca,” jelasnya.

Ke depan, Diarpus Sukabumi berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membentuk karakter anak sejak dini.

“Diharapkan mereka menjadi manusia yang berkarakter, jujur, adil, sejak dini untuk perkembangan mereka ke depan,” pungkasnya. **
×
Berita Terbaru Update