Efek Lockdown Corona, 20 Juta Warga Dunia Mendadak Jadi Gamers
Loading...

Efek Lockdown Corona, 20 Juta Warga Dunia Mendadak Jadi Gamers

Redaksi
Selasa, 24 Maret 2020


PASUNDAN POST ■ Dampak lain dari penerapan Lockdown dan social distancing yang dicanangkan sejumlah negara, dalam upaya melawan pandemi global virus China atau Covid-19 membawa fenomena baru.

Fenomena yang menjadi perhatian dunia itu yakni sebagian warga mendadak menjadi gamer. Setidaknya demikian diungkap platform game Steam.

Dikutip dari DailyMail kemarin, akhir pekan lalu terjadi peningkatan signifikan. Tak kurang dari dua puluh juta gamers terkoneksi di saat bersamaan di berbagai belahan dunia.

Angka ini menandai jumlah tertinggi untuk total gamers yang berinteraksi di saat yang sama.

Steam menyebut catatan tertinggi dalam 16 tahun terakhir yaitu Sabtu siang dengan 20.312.000 gamers. Data didapat dari mereka yang memainkan 600 games pilihan.

Lima di antaranya menjadi best option Steam dengan rekor pengguna masing-masing: - Counter Streak: Global Offensive (1,024 juta) - Dota 2 (701 ribu) - PUBG (515 ribu) - Rainbow Six Siege (196 ribu) - GTA V (173.546) Kenaikan akhir minggu ini terjadi tanpa rilis game baru, namun berlangsung saat banyak negara memberlakukan social distancing dan terhentinya berbagai agenda olahraha terutama liga top sepak bola.

Perusahaan broadband Inggris, TalkTalk menyebut kenaikan jumlah gamers bukan hal baru tapi biasanya berbarengan dengan rilis game anyar. Mereka menyebut industri gaming terbilang masif dan 92 persen pengguna memainkannya dengan dua gadget.

JBN