-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Menteri Kesehatan Inggris Mengundurkan Diri Usai Melanggar Prokes

    PasundanPost.com
    Minggu, 27 Juni 2021, 10:57 WIB Last Updated 2021-10-05T16:58:50Z

    PASUNDAN POST ■ Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock dilaporkan telah mengundurkan diri setelah kedapatan melanggar protokol kesehatan Covid-19 bersama selingkuhannya.

    Pengunduran diri itu disampaikan Hancock dalam surat yang dikirim kepada Perdana Menteri Boris Johnson, pada Sabtu (26/6), seperti dirilis Channel News Asia.

    "Kami berutang kepada orang-orang yang telah berkorban begitu banyak dalam pandemi ini untuk jujur ​​ketika kami mengecewakan mereka seperti yang telah saya lakukan dengan melanggar pedoman," tulisnya.

    Dalam suratnya, Hancock mengakui telah mengecewakan publik dengan perilakunya yang dibeberkan oleh surat kabar The Sun.

    Sebuah video dari kamera keamanan yang diterbitkan oleh The Sun memperlihatkan Hancock yang tengah memeluk dan mencium stafnya, Gina Coladangelo, di kantornya pada 6 Mei, ketika pemerintah Inggris memberlakukan protokol kesehatan ketat.

    Dalam aturan jarak sosial, seseorang harus berada setidaknya dua meter dari orang yang tidak tinggal bersama atau tidak termasuk keluarga dalam satu rumah karena berisiko menularkan Covid-19.

    Lebih lanjut, Hancock juga berharap agar kehidupan pribadinya yang tengah menjadi sorotan tidak mengalihkan perhatian dan fokus untuk menangani pandemi Covid-19.

    Menerima surat itu, Johnson mengaku menyesal mendapatkan pengunduran diri Hancock. Ia juga sangat bangga atas pelayanan yang telah Hancock berikan selama ini.

    Pada awalnya, Johnson juga memberikan dukungan bagi Hancock setelah video itu menyebar. Meski ia juga mendesak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

    Namun oposisi mendesak pengunduran diri Hancock. Terutama dalam beberapa waktu terakhir, Hancock telah menghadapi kritik atas penanganan pandemi. (The Sun/NewsAsia)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +