-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    PPKM Darurat, Jalur Puncak Cipanas Sepi

    PasundanPost.com
    Minggu, 11 Juli 2021, 11:02 WIB Last Updated 2021-10-05T16:58:50Z

    PASUNDAN POST ■ Memasuki hari ketujuh  penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Jalur Puncak - Cianjur sepi dari kendaraan.

    Namun, penyekatan dan pengawasan tetap ditingkatkan oleh petugas gabungan di sejumlah perbatasan, terutama kendaraan dari luar kota.

    Pantauan dilapangan, hingga malam menjelang aktifitas di perbatasan Puncak Pass, terlihat sepi dari kendaraan yang melintas, penyekatan dan pengawasan yang dilakukan petugas gabungan TNI/Polri, Satpol PP, dinkes dan PMI Cianjur, tetap dilakukan sejak pagi hingga sore hari.

    Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, mengatakan penyekatan dan pengawasan tetap ditingkatkan sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, terutama dari aktifitas pendatang dari luar kota dengan tujuan Cianjur, meski volume kendaraan lengang.

    "Meski volume kendaraan sepi dan lengang di perbatasan Cianjur seperti Puncak Pass, Haurwangi dan Gekbrong, namun penyekatan dan pemeriksaan tetap berjalan sampai tanggal 20 Juli sesuai dengan penerapan PPKM darurat," kata Rifai kepada wartawan, pada Sabtu (10/7/2021).

    Menurutnya, tidak hanya penyekatan perbatasan, razia pusat keramaian terutama saat akhir pekan, lebih ditingkatkan, semua sektor yang dilarang beroperasi selama penerapan harus mematuhi dan tidak melakukan pelanggaran karena akan dikenakan sanksi tegas hingga tindak pindana ringan.


    Rifai mengungkapkan, tercatat selama pemberlakuan PPKM darurat, lebih dari 200 kendaraan dari luar kota yang dipulangkan kembali ke daerah asal oleh petugas karena tidak mengantongi surat bebas COVID-19 antigen,

    Semetara sejumlah kasus pelanggaran yang terjadi pada pemberlakuan PPKM telah sidangkan.

    "Kami mengimbau seluruh warga dari berbagai kalangan, untuk tetap menjaga prokes dan mematuhi semua aturan, jangan sampai melanggar karena sanski tegas tindak pidana ringan akan dikenakan. Lebih baik menahan diri agar tidak beraktifitas diluar kalau tidak penting," tandasnya.(Ddy)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +