-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya Dalam Rangka Pengamanan Nataru

    Redaksi
    Jumat, 24 Desember 2021, 08:41 WIB Last Updated 2021-12-24T01:51:31Z
    PASUNDAN POST ■  Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2021 serta Tahun Baru 2022 ditengah pandemi Covid-19, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana M.Si. bersama Gubernur Jabar dan Kasdam III/Siliwangi melaksanakan Apel gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2021, di lapangan Gasibu Kota Bandung, pada Kamis (23/12/2021) kemarin.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, kondisi kamtibmas di Jawa Barat saat ini kondusif. Pemerintah Jawa Barat bersama TNI dan Polri menjamin keamanan bagi umat Kristiani untuk merayakan natal.

    "Jawa Barat sedang sangat kondusif sehingga dipersilahkan warga Kristiani melaksanakan Natal dengan aman dan tenang. Dijamin 1000% keamanannya oleh negara," ucap Ridwan Kamil saat membacakan amanat Kapolri Jendral Sulistyo Sigit Prabowo, pada apel gelar pasukan operasi lilin lodaya 2021.

    Gubernur Jabar menghimbau, dalam situasi pandemi belum selesai dan ancaman virus Corona varian Umicron, sesuai dengan edaran Menteri Agama agar ibadah secara hibrid dan kapasitas 50 persen.

    "Mudah-mudahan ini dipahami, dipatuhi tanpa mengurangi kehikmatan mereka yang sedang beribadah. Diprediksi pasti terjadi pergerakan. Oleh karena itu, pasukan-pasukan sudah mengantisipasi dengan pos keamanan di berbagai titik strategis," terangnya.

    Selain itu juga, Ridwan Kamil mengatakan, tidak boleh ada perayaan Tahun Baru, Alun-alun dan ruang publik dihimbau untuk ditutup sesuai arahan dari Kapolri selama menjelang tahun baru, untuk mengurangi potensi kehadiran kerumunan .

    "Kita akan mengetatkan di pusat-pusat wisata untuk memastikan aplikasi peduli lindungi benar-benar digunakan sebagai dasar untuk menseleksi orang-orang yang punya potensi Covid bisa diskrining melalui aplikasi tersebut." kata Emil.

    Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana mengatakan, dari semua titik yang ada di wilayah Polda Jabar, dinilai  mempunyai kerawanan tersendiri. 

    "Pada prinsipnya, semua titik itu mendapat perhatian penuh dari kita bersama teman instansi terkait. Sesuai dengan instruksi, kita tidak akan melakukan penyekatan dan penutupan jalur, kalaupun karena situasional jalur lalin begitu padat, paling kita akan melaksanakan pengalihan arus dan tetap berjalan," jelas Kapolda Jabar. (hms/Dasep)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...

    GAYA HIDUP

    +