-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Harga Ayam di Pasar Cianjur Tembus Rp 40 ribu, Inilah Penyebabnya

    Redaksi
    Senin, 17 Januari 2022, 11:36 WIB Last Updated 2022-01-18T17:27:43Z

    PASUNDAN POST ■ Harga ayam potong mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Berdasarkan catatan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Induk Cianjur, harga daging ayam di pasar sudah mencapai Rp 40 ribu/kilogram.
     
    Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur Tri Wibowo mengatakan, kenaikan harga ayam potong sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu.

    Menurutnya kenaikan ayam tersebut dipicu karena harga pakan ayam naik sehingga pasokan stok ayam potong mengalami pengurangan. 

    "Sampai saat ini yang cukup signifikan kenaikannya adalah ayam broiler. Sekarang di kisaran 40 ribu, awalnya Rp 28 ribu sampai dengan  Rp 34 ribu per kilogramnya kalau normal," kata Tri kepada wartawan.

    Ia mengungkapkan, penyebab kenaikan harga ayam itu karena para peternak ayam di Cianjur mengalami penurunan produksi yang disebabkan oleh harga pakan ayam yang tinggi. 

    "Penyebabnya karena harga pakan ayam mahal,  jadi anakan ayamnya berkurang," terangnya.

    Namun demikian, lanjut Doni sapaan akrabnya, terkait naiknya harga daging ayam potong, pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan Dinas terkait. 

    "Kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan, mudah-mudahan kedepannya bisa standar lagi, bisa stabil. Diperkirakan bulan Februari bisa kembali normal," bebernya.

    Sementara saat ini untuk stok daging ayam di PIC masih stabil. Selain itu, untuk bahan pokok lainnya seperti telur dan cabai sudah kembali normal, tidak ada kenaikan.

    "Untuk yang lain masih normal-normal saja. Paling kenaikannya waktu libur nataru cabe ada kenaikan, telur juga, sekarang sudah kembali normal. Untuk stok aman, cuman harga cukup tinggi. Ayam ngambil dari Cianjur, dari hasil peternakan ayam di Cianjur," pungkasnya. (Ddy).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...