-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Muncul Tagar Sunda Tanpa PDIP, Ketua DPC PDIP Cianjur Susilawati: Sangat Tidak Relevan

    Redaksi
    Senin, 24 Januari 2022, 15:07 WIB Last Updated 2022-01-24T08:46:48Z
    PASUNDAN POST ■  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur menanggapi Tagar #SundaTanpa PDIP yang kini ramai di perbincangkan di Twitter.

    Diketahui Tagar #SundaTanpaPDIP sendiri muncul di twitter menyusul ucapan Arteria Dahlan dalam rapat kerja Komisi III DPR RI Kejaksaan Agung pada Senin (17/1/2022) lalu.

    Arteria Dahlan,meminta kepada Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) untuk mencopot Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara bahasa Sunda.

    Ketua DPC PDIP Cianjur Susilawati mengatakan, munculnya Tagar #SundaTanpaPDIP sangat tidak relevan, karena menurut Susi, ucapan tersebut datang dari anggota Legislatif Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dan tak perlu dikaitkan dengan keanggotaannya di partainya dia memimpin.

    "Jelas sangat tidak relevan, karena kontroversi tersebut dibuat oleh oknum," kata Susi kepada wartawan.

    Pasalnya, tidak mungkin di Provinsi Jawa Barat tanpa adanya partai berlambang Banteng.

    "Itu tidak mungkin di Jawa barat tanpa ada PDI perjuangan. Karena kita dari mulai provinsi Jawa Barat, Kabupaten dan Kota di seluruh Jawa Barat sampai dengan Kecamatan dan lain sebagainya kita punya struktur partai," ungkapnya.

    Namun ketika ditanya tentang adanya ancaman pemboikotan, Susi pun engan menanggapi dan lebih memilih untuk membuktikan kinerja baik terhadap masyarakat. 

    "Kita Jawab saja dengan kehadiran partai di tengah-tengah masyarakat, kerja, kerja dan kerja. Saya yakin PDIP Perjuangan tetap di cintai," ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Himpunan Wargi Cianjur (HWC) R. Sulaeman atau kerap di sapa Kang Sule menilai jika Arteria Dahlan tidak dipecat akan menjadi simalakama untuk partai pengusung yang ada di Cianjur.

    "Masyarakat akan menilai sendiri dan jika tidak direalisasikan oleh DPP PDIP ini akan ada letupan-letupan lain yang akhirnya akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," pungkasnya. (Ddy)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...