-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POST | Kritis - Nasionalis - Religius
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Dewi Asmara, Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan

    Redaksi
    Rabu, 20 April 2022, 16:48 WIB Last Updated 2022-04-20T14:23:33Z

    Anggota Komisi IX DPR RI Hj.Dewi Asmara, S.H.,M.H. Saat Menyampaikan Sosialisasi Pencegahan Stunting Sejak Dalam Kandungan di Aula Desa Kompa Jalan raya Siliwangi, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, (20/4/2022). Foto : Cking. 


    PASUNDAN POST ■  Politisi asal Partai Golkar Hj.Dewi Asmara, S.H.,M.H. komisi IX DPR RI  Sosialisasi KIE Program Bangga Kencana Bersama mitra kerja di Provinsi Jawa Barat, Aula Desa Kompa Jalan raya Siliwangi, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, (20/4/2022).

    Pantauan Pasundanpost.com, sosialisasi cegah stunting dihadiri oleh Direktur Bina Kualitas pelayanan KB BKKBN RI Martin Suanta, Kepala Perwakilan wilayah BKKBN Wahidin, Sekretaris Kecamatan Parungkuda, serta Perwakilan Kapolsek dan Perwakilan Danramil 0713/Parungkuda, juga diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda.

    Dalam kesempatan itu Polisi Partai Golkar Dewi Asmara menyerahkan berbagai hadiah diantaranya, Sepeda Gunung, TV LCD, Kompr Gas, Dispenser dan juga uang belanja kepada pemenang Doorprize.

    Dalam sambutanya Anggota komisi IX DPR RI Hj.Dewi Asmara, S.H.,M.H. mengatakan, Stunting bukan hanya terjadi di Sukabumi saja namun juga di kota-kota besar lainnya stunting masih terjadi

    " Oleh karena itu kepada orang tuanya, baik Ibu maupun bapaknya agar selalu memperhatikan asupan gizi agar anaknya tidak mengalami stunting,"jelas Dewi.

    Lebih lanjut Dewi, apalagi kedua orang tuanya sibuk bekerja, sehingga anaknya di titipkan ke neneknya, kakeknya sehingga asupan gizi tidak diperhatikan, yang penting asal makan biar sama air sop asal mau makan, seperti itu sama saja bohong, jadi kekurangan gizi bisa terjadi oleh anak-anak di perkotaan,"paparnya.

    Menurutnya, anak-anak yang kurang asupan gizi sejak dalam kandungan maupun diusia satu bulan hingga 2 tahun, nanti kedepannya agak sedikit lemot(lemah otak sedikit). Padahal persaingan didunia kerja memerlukan kesehatan, pikiran dan kemampuan sehingga bisa fokus. Oleh karenanya harus memikirkan pentingnya kesehatan anak sejak dalam kandungan, diantaranya ibu hamil harus mendapatkan gizi yang cukup.

    " Ketika nanti anaknya lahir berikan Air susu ibu(ASI) eklusif sampai dengan enam bulan, karena disitu banyak zat-zat yang membentuk anti bodi dan pertumbuhan otak," Pungkasnya.(*Cking).

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...