Notification

×

Iklan

Iklan

Razia THM di Sukabumi, Pria Asal Bandung Positif Amfetamin saat Tes Urine

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:51 WIB Last Updated 2026-10-22T10:57:07Z

SUKABUMI – Razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota mengungkap temuan dugaan penyalahgunaan narkoba. Seorang pria berinisial RH (28), warga Bandung, dinyatakan positif mengandung amfetamin berdasarkan hasil tes urine dalam operasi yang digelar pada Sabtu (17/10) malam.

Operasi tersebut melibatkan personel Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607, Subdenpom Sukabumi, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukabumi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi penyalahgunaan sekaligus menekan potensi peredaran narkotika di tempat hiburan malam.

Operasi dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sukabumi Kota, Kompol Deden Sulaeman. Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah lokasi hiburan malam, memeriksa barang bawaan pengunjung, serta melakukan tes urine terhadap sejumlah orang yang dicurigai terindikasi menggunakan narkoba.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Bayu Saeful Bahari, membenarkan temuan tersebut. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan urine menunjukkan RH positif mengandung amfetamin.

“Dari pemeriksaan tersebut, RH diketahui positif mengandung amfetamin berdasarkan hasil tes urine. Temuan ini menjadi perhatian petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” ungkap Bayu, Minggu (18/10).

Bayu menegaskan, razia gabungan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam.

Menurutnya, pemeriksaan barang bawaan dan tes urine terhadap pengunjung yang dicurigai menjadi bagian dari deteksi dini guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika.

“Razia ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba. Kami juga melakukan pemeriksaan serta tes urine terhadap pengunjung yang dicurigai, sebagai langkah deteksi dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Bayu menyebut, sinergi lintas instansi menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pengawasan dan mendukung upaya pemberantasan narkoba di wilayah Sukabumi.

Keterlibatan TNI, Subdenpom, dan BNK Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Keterlibatan TNI, Subdenpom, dan BNK diharapkan memperkuat pengawasan serta mendukung upaya pemberantasan narkoba,” paparnya.

Selain mengintensifkan razia, kepolisian juga mengajak masyarakat dan pengelola tempat hiburan malam untuk berperan aktif mencegah penyalahgunaan narkotika. Masyarakat diminta tidak mengabaikan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

“Apabila menemukan indikasi peredaran narkotika, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” tukasnya.

Temuan positif amfetamin tersebut menjadi perhatian dalam upaya pengawasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sukabumi. Kepolisian menegaskan bahwa setiap temuan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.**
×
Berita Terbaru Update